Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengungkap modus baru nelayan Filipina dalam mencuri ikan Indonesia. Dalam modus ini, nelayan Filipina membuat Kartu Tanda Penduduk (KTP) Bitung, Sulawesi Utara. Mempunyai identitas, nelayan tersebut bebas menangkap ikan dan membawa hasilnya ke negara asal mereka.
"Modus terbaru di perairan Bitung banyak nelayan Filipina memiliki KTP Bitung. Mereka ke tengah laut Bitung lalu menangkap ikan-ikan kita dan dibawa ke sana," kata Susi di kantornya, Jakarta, Kamis (21/9).
Diakui Susi, modus tersebut baru terendus dalam seminggu terakhir. Dia meminta kepada beberapa petugas dan wartawan untuk menyelidiki dan mengungkap kebenaran tersebut.
"Saya minta beberapa petugas di sana menyelidiki. Teman-teman wartawan juga bantu mengungkapkan modus tersebut," tuturnya.
Di kawasan Bitung memang masih banyak terjadi transhipment atau bongkar muat isi kapal di tengah laut. Sementara di Natuna, kapal asing masih dengan gagah berkeliaran di perairan Indonesia.
"Kita mantau transhipment yang terjadi di utara sulawesi. Masih banyak transhipment di utara Sulawesi. Sedangkan di Natuna banyak kapal asing. Kita akan terus lakukan upaya untuk mengkikis itu," tandasnya.