Perusahaan asal Inggris bangun depo genset Rp 425 M di Bekasi

Depo genset ini sekaligus untuk menyukseskan Asian Games 2018.

Hana Adi Perdana
Oleh Hana Adi Perdana - Reporter
Perusahaan asal Inggris bangun depo genset Rp 425 M di Bekasi
Anggreko. Hana Adi Perdana©2016 Merdeka.com

PT Aggreko Energy Services Indonesia hari ini melakukan Groundbreaking pembangunan depo di kawasan industri Marunda Center, Bekasi. Nilai investasi dari perusahaan asal Inggris tersebut mencapai Rp 425 miliar untuk 2 tahun mendatang.

Pembangunan ini merupakan lanjutan komitmen kerja sama antara pemerintah Inggris dan Indonesia yang telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo dalam forum bisnis di Inggris.

Nantinya, depo yang akan mulai beroperasi pada akhir September tersebut akan digunakan untuk menyimpan genset dengan kapasitas 100 megawatt (MW). Genset itu sendiri akan berasal dari gudang Aggreko yang tersebar di berbagai negara.

"Gensetnya dibawa dari luar dari seantero Aggreko yang ada di beberapa negara tapi kebanyakan kalau untuk Asia itu dari Dubai. Depo ini juga akan berguna sebagai workshop atau semacam bengkel untuk servis. Sebagai leading power rental company, dibangunnya depo di Indonesia agar bisa lebih cepat dalam mendeliver kebutuhan genset di Tanah Air," kata HR Manager Aggreko Indonesia, Aldila Irianto kepada merdeka.com di Bekasi, Jawa Barat, Senin (29/8).

Utusan khusus Perdana Menteri Inggris untuk perdagangan dan investasi, Richard Graham mengungkapkan, depo baru ini merupakan bentuk investasi sebagai langkah awal membantu presiden Jokowi dalam mengembangkan Jakarta sebagai kota metropolitan sekaligus membuka lapangan kerja baru.

"Groundbreaking ini merupakan langkah pertama dari Inggris dan Aggreko dalam mewujudkan komitmennya kepada presiden Joko Widodo. Membantu Indonesia dalam mewujudkan perbaikan situasi energi. Aggreko akan memainkan peran penting dalam memberikan solusi tenaga listrik sementara dan darurat," ujarnya.

Setelah investasi ini, masih akan ada lagi komitmen lainnya dalam kerja sama antara Indonesia dan Inggris. Target terdekatnya, kehadiran Aggreko di Indonesia dapat membantu pelaksanaan Asian Games yang akan dihelat di Tanah Air pada 2018 mendatang.

"Kami berharap dapat membantu pak Jokowi dengan berpartisipasi dalam menyukseskan acara Asian Games 2018 untuk penyediaan listriknya," kata dia.

Graham menjelaskan, peran Aggreko dalam penyediaan listrik di acara-acara besar telah terbukti kualitasnya. Sebagai bukti, penyelenggaraan Olimpiade di London pada tahun 2012 dan Fifa World Cup di Brazil, ketersediaan listriknya merupakan kontribusi Aggreko.

"Ini jelas menunjukkan kualitas pelayanan kami dalam mendukung penyediaan listrik melalui sewa genset dalam event besar," ucapnya.

Di tempat yang sama, Direktur regional Aggreko Asia Selatan, Radhakrishnan Viswanathan mengaku bangga dapat mulai bekerja pada depo baru yang nantinya diharapkan dapat membantu mengembangkan perekonomian Indonesia.

"Depo ini akan membantu memberi suplai listrik sebesar 100 megawatt (MW) dengan kualitas pemeliharaan dan servis yang baik," tuturnya.

Perusahaan asal negeri Ratu Elizabeth saat ini memiliki 120 pekerja Indonesia dan akan terus membuka kesempatan kerja di bidang tehnik, komersial dan engineering.

Rekomendasi