Taipan Meksiko Carlos Slim mewacanakan tiga hari kerja dalam seminggu. Terobosan tersebut dinilaiorang terkaya keempat di dunia versi Forbes 2016 tersebutdapat meningkatkan perekonomian negara.
Hal tersebut diungkapkannya dalam sebuah wawancara, seperti dilaporkan Bloomberg, kemarin. Berikut petikan wawancaranya:
Bisa Anda jelaskan mengenai wacana pemangkasan hari kerja?
Jumlah hari kerja yang lebih pendek merupakan solusi atas pergeseran peradaban. Secara historis, pekerjaan seseorang akan semakin berkurang seiring perkembangan teknologi. Apa yang terjadi sekarang, orang menjadi hidup lebih lama dengan kesehatan yang baik dan tanpa perlu upaya fisik. Peradaban ini membutuhkan lebih banyak pengetahuan, pengalaman. Di sisi lain, perlu pengurangan pengerahan kerja fisik.
Produktivitas meningkat secara eksponensial-meskipun sejumlah ekonom menyanggahnya. Dan kita lihat pengangguran masih menjadi persoalan besar di banyak negara, terutama Eropa. Ini menjadi penting jika orang tak harus pensiun pada usia 50,60, atau 65 tahun.
Saya pikir orang harus pensiun nanti, sebab mereka akan lebih banyak memiliki pengetahuan dan pengalaman. Dan saya pikir mereka harus bekerja hanya tiga hari dalam seminggu, sehingga itu bisa menciptakan ruang buat orang lain. Cara ini akan membuat kebutuhan akan transportasi berkurang. Negara juga tidak harus menghadapi pensiun dini yang bisa mengganggu stabilitas finansial. Kualitas hidup dan memiliki 4 hari libur bisa mendorong banyak aktivitas ekonomi lainnya-Turisme, entertainment, olah raga, budaya, dan pendidikan.
Apakah wacana ini bisa membuat orang mengalami penurunan pemasukan?
TIdak, saya pikir perusahaan yang menempuh cara ini adalah institusi, lantaran produktivitas, memiliki karyawan berlebih. Ini adalah perubahan besar, memangkas hari kerja dan menukarnya dengan pengunduran usia pensiun beberapa tahun dari biasanya. Faktanya, kami telah memulainya di Telmex (perusahaan Carlos Slim) beberapa tahun lalu. Kami menawarkan pegawai yang memiliki banyak pengetahuan pemangkasan hari kerja namun harus bertahan di perusahaan lebih lama.
Bagaimana responnya?
Sekitar 40 persen pegawai mengambil tawaran tersebut.
Advertisement
Sektor industri mana yang bisa mengadopsi perubahan ini?
Industri yang memiliki banyak personel, seperti institusi pemerintah. Ketimbang memangkas karyawan, Anda bisa menggunakan skema ini. Di mana Anda memiliki banyak karyawan, mungkin membayar gaji lebih banyak, namun Anda bisa menghindari pembayaran ketika pekerja pensiun dini. Jika saya pekerja reguler di Telmex, saya akan pensiun setelah bekerja 22 tahun.
Bagaimana ada membujuk orang lain untuk melakukan hal ini, ketika masyarakat kapitalis berpandangan bahwa semakin lama Anda bekerja semakin banyak yang Anda dapat?
Jika Anda ingin lebih banyak bekerja dan lebih banyak bekerja lagi. Anda bisa memiliki dua pekerjaan: Satu pekerjaan pada Senin hingga Rabu, kemudian pekerjaan lain pada Kamis hingga Sabtu.
Opsi lainnya: Anda cukup bekerja tiga hari dan ikut pelatihan di empat hari lainnya guna mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.
Anda sering bertemu orang penting sepanjang waktu. Apakah Anda sudah melakukan lobi untuk itu?
Bukan lobi. Saya menyosialisasikannya, tapi ini bukan keputusan yang diambil menggunakan dekrit. Ini harus terjadi secara bertahap. Anggap saja, setengah dari karyawan Telmex adalah kelebihan. Ini akan menjadi solusi terbaik: Anda akan memiliki hari kerja dari Senin hingga Rabu, dan istirahat dari Kamis hingga Sabtu. Ada memiliki jadwal lengkap, layanan 12 jam sehari untuk enam hari. Dan orang akan pensiun di usia 75.
Lagi dan lagi, orang akan berkurang kerjaannya di kantor mereka. Kita akan memiliki mobil tanpa pengemudi yang akan mendorong penurunan jumlah kendaraan dan polusi. Lot parkir akan memiliki fungsi baru karena kita tak akan banyak menggunakan. Ini akan lebih mudah meningkatkan kekayaan dengan sedikit personel dan biaya. Kita harus memimpin perubahan di masyarakat, sehingga orang-orang terlantar bisa beraktivitas. Untuk menciptakan lapangan kerja, Anda perlu aktivitas baru.
Apakah ada dampak negatifnya?
Setiap perubahan pasti ada resistensi. Perubahan yang paling mendalam adalah peradaban baru ini. Di mana terjadi perubahan dari masyarakat industrial menjadi jasa. Beberapa politisi masih menilai industri memainkan peran penting, tapi mereka lupa saat ini adalah era masyarakat jasa. Apakah Anda pernah menonton "Modern Times" yang dibintangi Charlie Chaplin? Dia adalah bagian dari mesin yang terlantar karena robot. Manufaktur tidak hanya produk dari negara lain, tetapi juga produksi yang dilakukan dengan menggunakan mesin. So, pekerja tidak lagi menjadi bagian dari mesin, tapi konduktor dan penyelenggara mesin-mesin.
Advertisement
Bagaimana dengan eksekutif? Haruskah mereka juga ikut memotong hari kerja?
Anda tidak bisa memiliki satu CEO untuk tiga hari, dan CEO lainnya untuk tiga hari berikut. Namun, manajer senior berubah dengan sejumlah frekuensi. Namun frekuensinya tidak seperti pelatih sepak bola, Anda tahu maksud saya. Eksekutif terdepan, CEO dan Chairman pensiun relatif lebih awal dan memberikan ruang untuk wajah baru.
Dalam hal ini, wirausaha merupakan pekerjaan yang sebenarnya tidak memiliki awal dan akhir?
No, sebab Anda selalu berpikir. Seperti seniman, selesai membuat karya bukan berarti harus pensiun.