Prancis Menginginkan peningkatan kerja sama investasi dengan Indonesia. Tahun lalu, negara di Eropa Barat sudah menanamkan dana sebesar 4 miliar euro.
"Kami sudah kuat kerja sama bilateral di banyak sektor. Termasuk melawan perubahan iklim. Investasi kami lebih dari 4 miliar euro di sini tahun lalu," ujar Menteri Muda Urusan Perdagangan, Promosi, Pariwisata, dan Luar Negeri Prancis Matthias Fekl, di Jakarta, Kamis (7/4).
Mathias memimpin tujuh perwakilan perusahaan Prancis menyambangi kantor Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil. Adapun korporasi tersebut adalah Akuo Energy (energi), Cerway (pengembangan kota), Bpifrance (perbankan), Ellipse Projects (telelomunikasi), Engie Ineo (jasa energi), Thales (pertahanan), dan Thomson (telekomunikasi).
"Kami juga memiliki hubungan ekonomi yang kuat. Sudah ada 160 perusahaan Prancis yang beroperasi dan menciptakan lebih dari 40 ribu lapangan kerja. Kami harapkan kerja sama lebih di tahun-tahun mendatang."
Sofyan Djalil mengatakan, pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama investasi di Indonesia. Khususnya di sektor infrastruktur dan energi.
"Beliau (Matthias Fekl) bawa sejumlah pengusaha Prancis yang sudah investasi dan akan investasi di Indonesia," ujar Sofyan.
"Mereka tawarkan beberapa proyek seperti telekomunikasi, infrastruktur, green energy, dan green city."