Alasan Nawa Cita, Seknas Jokowi dukung Blok Masela pakai skema darat

Hal ini dengan pertimbangan nawa cita dan janji presiden Jokowi untuk membangun Indonesia dari pinggir.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Alasan Nawa Cita, Seknas Jokowi dukung Blok Masela pakai skema darat
Blok Masela. ©2016 Merdeka.com

Pro dan kontra terkait skema pengelolaan Blok Masela antara darat (onshore) dan laut (offshore) terus menguat hingga saat ini. Namun, Presiden Joko Widodo bakal memutuskan pada 2018.

Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi mengatakan skema Blok Masela harus menggunakan skema darat atau onshore. Hal ini dengan pertimbangan nawa cita dan janji presiden Jokowi untuk membangun Indonesia dari pinggir.

"Ide Jokowi membangun dari pinggir, butir ketiga nawa cita itu membangun dari pinggir, titik. Jadi harus onshore. Iya Jokowi harus ambil onshore untuk kepentingan rakyat banyak," ujar Ketua Bidang Energi Seknas Jokowi, Tumpak Sitorus di kantor Seknas Jokowi, Menteng, Jakarta, Rabu (16/3).

Tumpak melihat Presiden Jokowi sedang mengumpulkan para ahli untuk melakukan kajian secara mendalam mengenai keuntungan dan kerugian pengembangan Blok Masela secara onshore maupun offshore.

"Keputusan Blok Masela ada di tangan Presiden saat ini, baik sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan. Kita dorong supaya Presiden Jokowi memutuskan polemik ini dengan penuh kehati-hatian," kata dia.

Tumpak menegaskan sikap Seknas Jokowi terhadap polemik Blok Masela adalah condong kepada pengelolaan blok gas yang dinilai paling menguntungkan masyarakat sekitar Blok Masela, yakni secara onshore.

"Kalau sikap Seknas jelas, itu pro rakyat, sebanyak-banyaknya. Kami setuju jika itu menguntungkan masyarakat Masela, kami setuju di darat, tapi tidak ada tenaga skillnya. Mendikbud, Menperin, Menaker, harus menyambung juga, agar Masela tidak dinikmati orang luar, harus didik cepat. Masyarakat di Maluku hanya berapa, harus dipercepat proses pendidikannya," jelas Tumpak.

Rekomendasi