Kalahkan Dubai, BKPM mimpi urus izin di Indonesia cukup 3 jam

"Dubai 1 hari, kita 3 jam. Lebih cepat mana?"

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Kalahkan Dubai, BKPM mimpi urus izin di Indonesia cukup 3 jam
gedung BKPM. Merdeka.com/Imam Buhori

Presiden Joki Widodo sering kali menyindir susahnya mengurus izin usaha di Indonesia. Bahkan Jokowi sapaan akrabnya telah mengeluarkan paket kebijakan tahap I, di mana semuanya berisi tentang deregulasi dan debirokratisasi. Tujuannya tak lain hanya untuk mempermudah usaha di Indonesia.

Jokowi ingin mempermudah investor asing maupun lokal untuk usaha di Indonesia. Jokowi menekankan kepada jajaran kabinetnya untuk segera berinovasi dan melakukan langkah-langka terobosan untuk mendukung iklim investasi di Indonesia.

"Rapat terbatas ini kemudahan-kemudahan usaha di Indonesia. Poin yang saya beri tekanan adalah dibutuhkan langkah-langkah terobosan untuk memberi kemudahan berinvestasi," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/9).

Jokowi menegaskan, kemudahan investasi diberlakukan bagi investor lokal maupun investor asing. "Semua harus dimudahkan. Sehingga pergerakan ekonomi riil bergerak," imbuh Jokowi.

Walaupun sudah ada penyederhanaan perizinan menjadi 25, waktu yang diperlukan untuk mengurus perizinan masih terbilang lama yakni hingga 250 hari.

Presiden Jokowi pun membandingkannya dengan Dubai. Usai lawatannya ke Dubai, Presiden Jokowi menceritakan bahwa di Dubai, hanya dibutuhkan sehari untuk mengurus izin investasi. Tentu dengan dukungan sistem dan teknologi mutakhir.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Franky Sibarani mengatakan, dirinya memahami keinginan Presiden Jokowi.

"Ya, maksudnya presiden bagaimana terus mempercepat proses perizinan. Satu hari ada yang bisa, tapi kami dari BKPM sedang proses izin prinsip sampai PT hanya 3 jam," kata Franky di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (25/9).

Namun, Franky belum berani mengatakan kapan rencananya tersebut akan terealisasi. "Belum tahu bisa kapan. Dubai 1 hari, kita 3 jam. Lebih cepat mana?" tuturnya.

Rekomendasi