Emirates luncurkan penerbangan terlama di dunia, di udara 17,5 jam

Maskapai melayani penerbangan langsung dari Dubai ke Panama City.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Emirates luncurkan penerbangan terlama di dunia, di udara 17,5 jam
Emirates Airlines. ©2014 Merdeka.com

Maskapai penerbangan, Emirates Airline meluncurkan penerbangan non-stop terlama di dunia. Maskapai bakal melayani penerbangan langsung dari Dubai ke Panama City yang akan memakan waktu terbang 17 jam dan 35 menit.

Penerbangan perdana akan dilakukan pada Februari 2016 mendatang dengan pesawat Boeing 777-200LR. Pesawat jet ini terdiri dari tiga kelas yaitu 8 kursi kelas pertama, 42 kursi kelas bisnis dan 216 kelas ekonomi.

"Panama City akan menjadi pintu gerbang tujuan pertama kami di Amerika Tengah. Kami menyediakan pilihan yang nyaman untuk penumpang dari Dubai dengan tujuan seluruh Amerika Tengah, Karibia dan Amerika Selatan," ucap Ketua dan Kepala Eksekutif Emerites Airline, Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum seperti dilansir dari CNBC, di Jakarta, Sabtu (14/8).

Pesawat ini akan terbang setiap hari dari Dubai pada pukul 8:05 waktu setempat dan akan tiba di Panama City pada 04:40 waktu setempat. Kemudian penerbangan EK252 ini akan kembali meninggalkan Panama City pada pukul 10:10 waktu setempat dan akan tiba di Dubai pada 10:55 hari berikutnya. Wisatawan atau masyarakat kini sudah bisa membeli tiket melalui website maskapai.

Saat ini, jarak penerbangan terlama di dunia adalah yang menghubungkan Dallas ke Sydney yaitu selama 17 jam, Johannsburg ke Atlanta yaitu 16 jam dan 40 menit, serta dari Dubai ke Los Angeles yaitu 16 jam dan 35 menit.

Singapore Airlines sebelumnya pernah mengoperasikan penerbangan terlama di dunia dari Singapura ke New York yaitu selama 19 jam. Tapi layanan penerbangan ini dihentikan pada akhir 2013 karena mahalnya harga bahan bakar dan sedikitnya permintaan tiket kelas atas.

Rekomendasi