Forum bisnis RI-Turki: Pemerintah komitmen genjot hubungan dagang

Total perdagangan dua negara mencapai USD 2,47 miliar pada 2014.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Forum bisnis RI-Turki: Pemerintah komitmen genjot hubungan dagang
Forum Bisnis Indonesia-Turki. ©2015 Merdeka.com/ Novita

Indonesia berkomitmen meningkatkan hubungan perdagangan dengan Turki.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat bertemu forum bisnis Indonesia-Turki, Jakarta, Sabtu (1/8).

Forum itu juga dihadiri Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan seratus pebisnis negara transkontinental tersebut.

"Ya tentu berbicara panjang lebar tentang mempererat kembali hubungan ekonomi bagaimana kita buka hubungan perdagangan yang lebih tinggi lagi," ujar JK.

Turki merupakan salah satu mitra terdekat Indonesia. Presiden kedua negara telah menandatangani deklarasi bersama "Indonesia-Turkey: Towards an Enhanced Partnership in a New World Setting" di Jakarta, 5 April 2011.

Turki adalah mitra dagang Indonesia ketujuh di Eropa. Total perdagangan pada 2014 mencapai USD 2,47 miliar.

Surplus perdagangan Indonesia dari Turki mencapai USD 415 juta. Meski demikian, volume perdagangan ekspor dan impor antara Indonesia dan Turki dinilai masih kecil.

Ekspor utama Indonesia ke Turki adalah karet alam, serat sintetis, minyak sawit, sandal, sepatu dan tekstil. Sementara Turki banyak melakukan ekspor terigu ke Indonesia.

Selama ini Indonesia mengalami ketergantungan impor gandum dari Amerika Serikat. Kerja sama bisnis ini memungkinkan Turki menjadi alternatif negara pengimpor gandum ke Indonesia.

Indonesia bisa menawarkan berbagai macam ekspor produk jadi ke Turki, mulai dari tekstil, alas kaki, kerajinan, furnitur, sampai berbagai macam produk makanan dan minuman jadi.

Sementara itu, total nilai investasi Turki ke Indonesia pada 2014 mencapai USD 64,1 juta dalam 29 proyek. Angka itu meningkat signifikan dari USD 11,7 juta pada 2013 dengan 22 proyek.

Di bidang pariwisata, sekitar 6 ribu wisatawan Turki berkunjung ke Indonesia pada 2014.

Rekomendasi