Usai Lebaran, pembuat kacang sangrai raup untung berlipat

Mereka mendapat pesanan 5 kali lipat per hari jika dibandingkan dengan hari biasa yang hanya 200 liter/hari.

Debby Restu Utomo
Oleh Debby Restu Utomo - Editor
Usai Lebaran, pembuat kacang sangrai raup untung berlipat
Pekerja menggoreng kacang tanpa minyak dengan mempergunakan pasir di kawasan Kranggan, Setu, Tangerang Selatan, Minggu (26/7). Pasca Lebaran dimana banyak warga melaksanakan hajatan seperti pesta pernikahan merupakan berkah bagi para pembuat kacang sangrai di Kranggan. ©2015 merdeka.com/arie basuki
1 dari 4 halaman
Usai Lebaran, pembuat kacang sangrai raup untung berlipat
Pekerja menuangkan kacang dari dalam keranjang ke tempat wajan saat akan dimasak dengan cara disangrai menggunakan pasir. ©2015 merdeka.com/arie basuki
2 dari 4 halaman
Usai Lebaran, pembuat kacang sangrai raup untung berlipat
Per harinya, mereka dapat menyangrai kacang lebih dari 1000 liter dengan harga Rp 7000 per liter. ©2015 merdeka.com/arie basuki
3 dari 4 halaman
Usai Lebaran, pembuat kacang sangrai raup untung berlipat
Jika dibandingkan dengan hari biasa pekerja hanya memproduksi kacang 200 liter/hari. ©2015 merdeka.com/arie basuki
4 dari 4 halaman
Usai Lebaran, pembuat kacang sangrai raup untung berlipat
Pekerja saat menyangrai kacang di dalam wajan di kawasan Kranggan, Setu, Tangerang Selatan, Minggu (26/7). ©2015 merdeka.com/arie basuki
Rekomendasi