Ganti uang tiket 548 penumpang Lion Air, AP II habiskan Rp 526 juta

Proses penggantian uang penumpang sisanya akan dilakukan oleh pihak maskapai Lion Air.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Ganti uang tiket 548 penumpang Lion Air, AP II habiskan Rp 526 juta
Penumpang Lion Air blokir bandara. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Angkasa Pura II mengungkapkan biaya penggantian tiket penumpang korban keterlambatan Lion Air kemarin mencapai sekitar Rp 526 juta. Dana ini jauh di bawah besaran dana yang disiapkan AP II yakni sebesar Rp 4 miliar.Direktur Utama AP II, Budi Karya Sambudi, menegaskan rata-rata tiap penumpang mendapatkan dana pengembalian atau refund sebesar Rp 1,3 juta. Rinciannya Rp 1 juta untuk refund, Rp 300.000 dan Rp 40.000 untuk kompensasi keterlambatan."Sisa dari Rp 4 miliar, dikurangi Rp 526 juta langsung dikembalikan ke kas perusahaan," ujarnya di Jakarta, Minggu (22/2).Budi menyatakan pihak Lion Air telah mengembalikan dana talangan sebesar Rp 526.893.500 kepada AP II. "Karena sifatnya talangan, Lion Air sudah membayar kembali kepada AP II," tuturnya.Dia melanjutkan, sejauh ini dana sekitar Rp 526 juta digunakan untuk merefund tiket 548 penumpang. Sementara, penggantian penumpang sisanya akan dilakukan oleh pihak maskapai Lion Air.Seperti diketahui, Lion Air sedikitnya sudah menunda sebanyak 16 penerbangan sejak Rabu lalu. Salah satunya terjadi di terminal keberangkatan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Ribuan penumpang diprediksi terlantar akibat kesalahan Lion Air ini.Staf Khusus Menteri Perhubungan Lion Air, Hadi Mustofa Djuraid, menilai maskapai milik Rusdi Kirana itu tak kooperatif. Meski begitu, pemerintah hanya melayangkan teguran dan menghentikan sementara izin rute baru sebagai sanksi pada Lion Air.Mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu mengatakan sedari dulu Lion Air memang sudah menjadi anak emas. Pemerintah hanya bersikap keras kepada maskapai di luar Lion Air."Saya dari dulu merasakan kalau Lion Air ini anak istimewa sejak 2006. Tidak ada yang berani menegur, yang lain gampang sekali. Siapa dibalik Lion saya tidak tahu."

Rekomendasi