Presiden Joko Widodo akhirnya memegang dua nama calon direktur jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Kedua nama itu diajukan oleh Tim Penilai Akhir (TPA) setelah melakukan penilaian terhadap empat calon pejabat eselon I tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi sekaligus Anggota Tetap TPA Yuddy Chrisnandi, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1).
"Dirjen pajak tidak ada masalah, kami mengusulkan dua nama."
Sayang, Yuddy enggan mengungkapkan dua nama calon digenggam Jokowi tersebut. Dia hanya mengisyaratkan, "Satu perempuan, satu laki-laki."
Untuk membantu menerka, berikut adalah empat nama calon dirjen pajak dinilai oleh TPA: Caturini Widosari, Ken Dwijugiasteadi, Sigit Priyadi Pramudito, dan Suryo Utomo.
Di luar itu, Yuddy mengungkapkan, TPA juga membahas pengisian jabatan eselon I di beberapa kementerian dan lembaga. Diantaranya, Kementerian Kesehatan, LKPP, Kementerian Koordinator Politik Hukum dan HAM, Lemhanas, BNPT, dan BIN.
"Di lemhanas saja ada empat pos. Kesehatan dua irjen dengan staf ahli. Keuangan empat dirjen pajak dan tiga staf ahli bukan deputi," katanya. "LKPP dua posisi untuk sekretaris utama dan deputi. BNPT satu posisi, pejabat eselon satu semua."