MNC tegaskan pihaknya masih pemilik sah TPI

MNC sudah mengambil alih TPI dari PT Berkah sejak 2006. Setiap upaya pengalihan kepemilikan adalah melanggar hukum.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
MNC tegaskan pihaknya masih pemilik sah TPI
Tutut konpers TPI. ©2014 Merdeka.com

Butuh waktu panjang bagi Siti Hardiyanti Rukmana untuk kembali menguasai saham TPI yang telah menjadi MNCTV. Wanita yang akrab disapa Mbak Tutut, ini akhirnya resmi mengumumkan bahwa TPI akan segera mengudara setelah kepemilikan saham kembali dipegang olehya, pada Jumat(21/11) kemarin.

Namun demikian, Pihak MNC grup masih belum menerima kepemilikan TPI oleh Mbak Tutut. Juru Bicara MNC Grup, Arya Sinulingga menegaskan bahwa MNC sudah mengambil alih TPI dari PT Berkah sejak 2006. Arya menambahkan, sengketa antara PT Berkah dan Tutut adalah sengketa yang tidak berhubungan dengan MNC. Sehingga setiap upaya pengalihan kepemilikan adalah perbuatan melawan hukum.

"Perkara pengadilan sejak 2010 tidak menyertakan MNC sebagai tergugat sehingga tidak bisa mempengaruhi kepemilikan MNC atas TPI", tegas Arya, dalam siaran persnya, Sabtu (22/11).

Arya menerangkan, sengketa kepemilikan TPI bertambah keruh saat hakim pengadilan bersikeras mengadili perkara TpI, meskipun PT Berkah dan Tutut terikat dengan perjanjian arbitrase (Hukum Konvensional)

"Meskipun sudah dibantah, namun sempat beredar isu tidak sedap terkait dugaan peredaran uang Rp 50M milyar dalam perkara yang dimaksud," jelasnya

Seperti diketahui, panasnya perseteruan antara bos MNC Hary Tanoesoedibjo dengan Tutut sudah berlangsung lama. Perebutan hak kepemilikan TPI atau MNC TV bermula dari kepemilikan saham TPI oleh PT Berkah Karya Bersama. Akar masalahnya tak jauh dari masalah utang piutang. Mbak Tutut memiliki utang USD 55 juta, termasuk di antaranya kewajiban obligasi TPI ke PT Indosat Tbk. Namun, Mbak Tutut tak bisa bayar. Hingga akhirnya pada Agustus 2002, Mbak Tutut membuat perjanjian dengan Hary Tanoe.

Isinya, utang Mbak Tutut akan dihibahkan ke Hary Tanoe. Tidak hanya itu, Hary Tanoe juga bersedia menyuntikkan dana agar kinerja TPI makin kinclong. Timbal baliknya, Tutut memberikan saham TPI pada Hary Tanoe melalui PT Berkah. Mbak Tutut juga memberikan surat kuasa agar Berkah bisa mengendalikan penuh operasional stasiun televisi yang bermarkas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tersebut. Maka terhitung Juni 2003, TPI berada di bawah bendera grup MNC.

Rekomendasi