Bos Pertamina pilihan Rini Soemarno masih tanda tanya

Calon bos PT Pertamina haruslah seseorang yang mampu membawa perseroan bersaing di tingkat global.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Bos Pertamina pilihan Rini Soemarno masih tanda tanya
Depo plumpang. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Posisi Direktur Pertamina hingga kini masih kosong sejak ditinggal Karen Agustiawan pada Oktober lalu. Menteri BUMN Rini Soemarno pernah menyebut, tidak menutup kemungkinan kursi bos Pertamina akan diduduki oleh orang dari internal perseroan.

Nama-nama calon pengganti Karen bermunculan. Tidak hanya dari eksternal, tapi juga dari internal Pertamina. Salah satunya Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya. Bahkan Hanung dijagokan oleh Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB). Mendengar isu tersebut, Hanung engga berkomentar.

"No comment, no comment, no comment," ujarnya di Tanjung Pasir, Tangerang, Selasa (11/11).

Hanung juga memilih bungkam ketika ditanya soal enam nama calon dari eksternal Pertamina sebagai calon pengganti Karen Agustiawan. Dia juga tak memberikan bocoran terkait siapa sosok yang dipilih oleh Menteri Rini. "No comment, no comment, no comment," tegas dia.

Seperti diketahui, muncul 6 nama calon dari eksternal yang diajukan Menteri BUMN Rini Soemarno sebagai Dirut Pertamina, di antaranya, Budi Gunadi Sadikin (Dirut Bank Mandiri), Sunarso, (Direksi Bank Mandiri), Zulkifli Zaini (Mantan Dirut Bank Mandiri), Fahmi Muchtar (bekas Dirut PLN), Dwi Sucipto, (Dirut Semen Indonesia), dan Rinaldi Firmansyah (bekas Dirut Telkom).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku calon bos PT Pertamina haruslah seseorang yang mampu membawa perseroan bersaing di tingkat global. Maka dari itu, dia mengaku tengah menyeleksi para calon yang memiliki standar perusahaan internasional.

"Pemerintah ingin Direktur Utama Pertamina adalah sosok yang 'global sender'," ujarnya di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (10/11).

Kendati demikian, Rini belum mau membuka siapa saja sosok yang tengah diseleksi untuk menjadi calon Dirut Pertamina.

Sekadar info, sejak Oktober 2014, posisi Direktur Utama Pertamina kosong karena Karen Agustiawan mengundurkan diri. Di tangan Karen, Pertamina telah masuk dalam jajaran perusahaan top dunia.

Rekomendasi