Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo membeberkan bahwa peran lembaga pesantren yang ada di Indonesia sangat penting, mendukung penerapan ekonomi dan perbankan syariah. Hal itu disampaikan pada acara bincang nasional pemberdayaan lembaga pesantren dalam rangka peningkatan kemandirian ekonomi serta mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah."Ekonomi syariah bisa kita kembangkan pada lembaga-lembaga pesantren karena lembaga pesantren memiliki basic pengetahuan ilmu ekomomi Islam," katanya.Agus menilai potensi keuangan syariah di Indonesia sangat terbuka lebar, ini di lihat dari banyaknya lembaga pesantren yang ada di Indonesia."Kita akan dorong pengembangan ekonomi syariah di pesantren, ke depannya pesantren di Indonesia bisa mandiri secara ekonomi, lebih jauh lagi berdampak positif bagi masyarakat sekitar," ujarnya.Gubernur BI menuturkan pesantren bukan hanya pembentukan karakter, akhlak, dan pengetahuan agama saja, tapi lebih jauh dari itu pesantren sekarang bisa menjadi peningkatan dan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.Senada dengan Gubernur BI, Pengasuh Pesantren Tebu Ireng, Solahuddin Wahid mengatakan, lembaga pondok pesantren bisa menjawab tantangan era globalisasi."Lembaga pesantren pada dasarnya sudah menanamkan kemandirian kepada para santrinya dari segi aspek kehidupan, termasuk dalam kemandirian ekonomi sudah terlatih dari pola pendidikan di pesantren," ujarnya.Dia berharap pada acara tersebut pemerintah lebih intens lagi agar kemandirian ekonomi dan pengembangan keuangan syariah di lembaga pesantren dapat berjalan dengan maksimal dan sesuai yang diharapkan bersama untuk kemajuan bangsa, agama dan negara.
Gubernur BI: Ekonomi syariah jaga stabilitas dunia perbankan
Potensi keuangan syariah di Indonesia sangat terbuka lebar, ini di lihat dari banyaknya lembaga pesantren.
Rekomendasi