Menteri Keuangan Bambang P.S Brodjonegoro menegaskan tiga kartu 'sakti' bakal diluncurkan Presiden Joko Widodo bukan bagian dari kompensasi penaikan harga BBM subsidi. Itu merupakan bagian dari program perlindungan sosial yang dijanjikan Jokowi semasa kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden lalu.
"Namanya sosial protection," kata Bambang di sela-sela family gathering Kementerian Keuangan, Jakarta, Sabtu (1/11).
Adapun tiga kartu 'sakti' dimaksud adalah Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Sebelumnya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan, peluncuran tiga kartu 'sakti' bakal diluncurkan 3 November mendatang. Lebih cepat tiga hari ketimbang rencana awal 7 November.
Sementara, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pemerintah bakal memberikan anggaran kompensasi sebesar Rp 200 ribu per bulan kepada setiap rumah tangga miskin (RTS) mulai 3 November. Bantuan dalam bentuk KKS itu diberikan kepada 12,5 juta RTS hingga Desember 2014.
Untuk itu, Kemensos menyediakan anggaran sebesar Rp 6,4 triliun. Sebesar Rp 4,8 triliun digunakan untuk KKS, sisanya untuk mendukung pelaksanaan program jaminan sosial tersebut.