Indonesia bakal beli minyak mentah dari Angola

Kerja sama yang dilakukan antara kedua negara mampu menghemat sampai USD 2,5 juta per hari.

Yulistyo Pratomo
Oleh Yulistyo Pratomo - Reporter
Indonesia bakal beli minyak mentah dari Angola
Kilang minyak. ©2012 Merdeka.com/dok

Presiden Joko Widodo meneken nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di bidang energi dengan Pemerintah Angola. Penandatanganan dilakukan oleh Pelaksana Tugas Direktur Utama (Plt Dirut) PT Pertamina, Muhamad Husen dan salah satu petinggi dari Sonangol. "Kita harapkan ini kerja sama konkret," ungkap Jokowi usai mengantar Wapres Angola dan delegasi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (31/10).Untuk merealisasikannya, Jokowi memberikan batas waktu selama seminggu kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said dan Pertamina, untuk menindak lanjuti kerjasama tersebut."Seminggu harus jadi berguna bagi negara kita, tadi dihitung pak menteri dan Pertamina, berapa efisiensi yang kita dapatkan dari kerja sama karena minyak langsung kita ambil dari perusahaan minyak Angola," tegasnya.Menteri ESDM Sudirman Said mengungkapkan, kerja sama yang dilakukan antara kedua negara mampu menghemat sampai USD 2,5 juta per hari. Di saat bersamaan, Indonesia menerima impor minyak mentah hingga 100 juta barel per hari. "Ini sebetulnya Pertamina yang beli, dan Sonangol akan bersama-sama dengan pemerintah bikin perusahaan tender. Detail akan kita kerjakan, jumlah kita sepakati," tandasnya.

Rekomendasi