PT Holcim Indonesia Tbk, pada November, akan menarik pinjaman sebesar USD 2 miliar atau setara Rp 24 triliun. Pinjaman ini akan digunakan sebagai sumber pendanaan pembangunan pabrik semen baru di Indonesia.Namun, Direktur Keuangan Holcim Indonesia Kent Carlson enggan menyebutkan lokasi pabrik baru dan sumber pendanaan tersebut."Kami akan tanda tangan perjanjian baru November tahun ini sekitar USD 2 billion. Sedang tahap finalisasi tapi belum bisa diinformasikan sekarang," ujar Kent saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (18/9). Kent menyebut pinjaman ini berasal dari bank dan konsorsium. Selain pabrik, perseroan juga mengaku telah membangun terminal di Lampung guna mempermudah arus distribusi."Dan terminal ini diharapkan dapat membantu kami mengatasi kemacetan di Merak. Karena negara akan lebih banyak kapasitas dan tingkat harga yang lebih baik. Kapasitas produksi di Tuban 1 dan 2 akan bisa membantu pemerintah untuk membangun infrastruktur," jelasnya.
Bangun pabrik baru, Holcim tarik utang Rp 24 triliun
Selain pabrik, perseroan juga mengaku telah membangun terminal di Lampung guna mempermudah arus distribusi.
Advertisement
Rekomendasi