Jero Wacik resmi mengundurkan diri dari kabinet, lantaran tersangkut kasus pemerasan yang diproses Komisi Pemberantasan Korupsi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hanya akan mengangkat pejabat ad interim alias pelaksana tugas (Plt).
Sosok berpeluang mengisi posisi lowong Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral adalah Menko Perekonomian Chairul Tanjung atau Wakil Menteri ESDM Susilo Siswo Utomo.
Mengenai kemungkinan itu, CT tidak membantah. Bahkan dia siap kalau presiden memang menugaskannya menggantikan peran Jero Wacik sampai 20 Oktober nanti. "Ya harus siap, itu kan di kewenangannya pak presiden. Saya terima tugas saja," ujarnya di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (5/9).
Dalam rapat kabinet sore tadi, SBY tak menyinggung kemungkinan menunjuk CT sebagai Plt Menteri ESDM. Oleh sebab itu, menko berharap publik sebaiknya menunggu sikap presiden pekan depan.
"Saya tidak mau berandai-andai tunggu keputusan pak presiden saja, mungkin senin atau selasa minggu depan," kata CT.
Di Istana Negara tadi, presiden hanya menyampaikan sudah menerima surat pengunduran diri Wacik. Rencananya SBY akan menerbitkan keppres pemberhentian terkait pengunduran diri menteri ESDM, dan akan langsung menunjuk pengganti ad interim.
"Kalau dilantik menteri baru kan masa jabatannya hanya 1 bulan 1 minggu. Belum sempet dibayar gajinya juga sudah lengser," kata CT.
Keppres ini berbeda dari perintah pemberhentian menteri yang dilantik menjadi anggota DPR pada 1 Oktober mendatang. Dengan demikian, SBY masih punya tanggungan lain memutuskan siapa pengganti menteri kehutanan, menteri Koperasi dan UKM, hingga menteri perhubungan.
Sosok seperti Syarief Hasan, Tifatul Sembiring, EE Mangindaan, atau Muhaimin Iskandar mengaku siap melepaskan jabatan karena masuk legislatif. Cuma Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin yang pilih tidak mundur.
"Jadi nanti ada dua keppres. Satu terkait Pak Jero, satu lagi terkait yang mundur terkait yang pilihan mereka untuk dilantik jadi DPR. Tapi kalau pak Jero kan lain karena harus sekarang (setelah ditetapkan tersangka)," urai CT.