Realisasi proyek MP3EI terkait pengembangan SDM dan Iptek rendah

Total terdapat 214 proyek terkait pengembangan SDM dan iptek senilai Rp 21,7 miliar sepanjang tahun ini

Alwan Ridha Ramdani
Oleh Alwan Ridha Ramdani - Reporter
Realisasi proyek MP3EI terkait pengembangan SDM dan Iptek rendah
Ilustrasi teknologi. ©Shutterstock/nopporn

Pemerintah menegaskan ketersediaan sumber daya manusia yang handal menjadi penopang utama keberhasilan proyek Masterplan Percepatan Pemerataan Ekonomi Nasional (MP3EI). Namun, di sisi lain, realisasi investasi dalam proyek terkait pengembangan SDM dan ilmu pengetahuan teknologi (iptek) masih terbilang rendah.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mengklaim investasi peningkatan SDM dan iptek guna mendukung pengembangan proyek klaster industri MP3EI terus dilakukan.

"Sampai akhir Juni 2014, terdapat peningkatan jumlah proyek maupun investasi di bidang SDM dan Iptek untuk mendukung MP3EI," katanya saat refleksi tiga tahun pelaksanaan MP3EI di Jakarta Convention Center, Rabu (3/9).

Dia mengatakan ada penambahan satu proyek riset di koridor ekonomi jawa pada akhir Juni. Dengan demikian, total terdapat 214 proyek terkait pengembangan SDM dan iptek senilai Rp 21,7 miliar sepanjang tahun ini, meningkat ketimbang 2013 sebesar Rp 18,9 miliar.

"Semester pertama 2013. Dilakukan peresmian dua proyek SDM dan Iptek di Sumatera, dengan mendirikan ITS di Lampung dan Kalimantan Selatan mendirikan sekolah unggulan Benua," katanya.

Saat diluncurkan pada 2011, MP3EI memuat 1.264 proyek senilai Rp 4.012 triliun. Perinciannya, 639 proyek sektor riil senilai Rp 2.226 triliun dan 625 proyek infrastruktur Rp 1.786 triliun.

Itu berubah membengkak tahun ini. MP3EI jadi memuat 1.398 proyek senilai Rp 4.637 triliun. Terdiri dari 350 proyek riil senilai Rp 2.299 trilun dan 1.049 proyek infrastruktur Rp 2.388 triliun.

Rekomendasi