Menteri PPN/ Kepala Bappenas Armida Alisjahbana menegaskan, sepanjang tiga tahun terakhir, pemerintah sudah menjalankan 382 proyek dalam Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Itu terdiri dari 208 pembangunan infrastruktur dan 174 sektor riil dengan nilai investasi sebesar Rp 854 triliun.
"Sebagian besar pembangunan infrastruktur dan sektor rill terjadi di luar Jawa dengan nilai proyek sebesar Rp 544 triliun," ujarnya dalam refleksi tiga tahun proyek MP3EI, di Jakarta Convention Center, Rabu (3/9).
Dia menjelaskan, hingga Juni 2014, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menjadi investor proyek infrastruktur MP3EI terbesar dengan nilai mencapai Rp 157 triliun. Diikuti pemerintah dengan nilai investasi Rp 133 triliun, swasta Rp 29 triliun, dan campuran Rp 93 triliun. "Paling besar BUMN mencapai 38 persen," katanya.
Sedangkan untuk pendanaan sektor riil MP3EI mencapai Rp 441 triliun. Investasi terbesar berasal dari swasta Rp 294 triliun, campuran Rp 78 triliun, BUMN Rp 67,6 triliun, dan pemerintah Rp 563 miliar. "Kontribusi swasta capai 66 persen."
Hingga akhir tahun, Armida mengatakan bakal ada pengerjaan 1.232 proyek MP3EI senilai Rp 443,5 triliun. "Nilai proyek yang dilaksanakan ini cukup besar karena adanya proyek yang di carry over dan merupakan proyek infrastruktur strategis," katanya.