Gubernur Jawa Timur mengaku akan lebih fokus pada percepatan dan pembangunan serta rekayasa di bidang pemerintahan, ekonomi dan kemasyarakatan, untuk menghadapi pasar bebas Asia Tenggara pada 2015.
Dia mengatakan tugas utama di bidang pemerintahan, lebih ditekankan pada tugas pokok pemerintah, untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan pelayanan publik yang lebih baik. "Salah satu yang dapat meningkatkan pelayanan publik dengan reformasi administrasi," katanya, Senin (4/8).
Gubernur yang akrab disapa Pak De Karwo, menegaskan rekayasa di bidang ekonomi yang dilakukan bersama Wagub Jawa Timur, Saifullah Yusuf jelang AFTA adalah dengan melakukan standarisasi barang-barang yang masuk dan keluar Jawa Timur, mengkoordinasikan kualitas produk dan packaging produk.