Anak usaha PT. Astra Internasional Indonesia Tbk, yakni PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mencatat penurunan laba bersih perusahaan sebesar 17,69 persen sepanjang semester I tahun ini.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis hari ini, Jumat (25/7), tercatat laba bersih sepanjang paruh pertama 2014 mencapai Rp 453,6 miliar, turun dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 551,1 miliar.
Penurunan laba bersih ini dampak dari kenaikan beban pokok pendapatan pada periode Januari hingga Juni 2014 yang meningkat Rp 5,30 triliun dari Rp 4,18 triliun pada periode sama tahun 2013.
Selain itu, beban pajak penghasil perseroan juga naik menjadi Rp 106,4 miliar, dari Rp 73,14 miliar.
Untuk pendapatan tercatat mengalami peningkatan 25,40 persen menjadi Rp 6,22 triliun dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 4,96 triliun. Laba per saham perseroan turun menjadi Rp 94 per saham, dari Rp 106 per saham.
Dari sisi liabilitas (utang yang harus dilunasi dalam satu tahun) perseroan, pada semester I tahun 2014 mencapai Rp 3,80 triliun, lebih tinggi posisinya dibanding akhir Desember 2013 yang sebesar Rp 3,05 triliun.
Untuk total aset emiten berkode AUTO ini naik menjadi Rp 13,44 triliun per Juni 2014, dibanding total aset di akhir tahun 2013 yang sebesar Rp 12,48 triliun.