Kementerian Perdagangan mengklaim peredaran barang kadaluarsa menjelang Ramadan dan Lebaran menurun jika dibanding tahun sebelumnya. Salah satunya karena masyarakat semakin cerdas memilih barang untuk dikonsumsi.
Namun, Bayu tidak menjelaskan secara detail besaran penurunannya. "Penelusuran yang dilakukan dapat diindikasikan bahwa peredaran barang kadaluarsa dan tidak sesuai ketentuan jauh menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujar Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi di kantornya, Jakarta, Selasa (10/6).
Menurutnya, turunnya jumlah barang kadaluarsa tidak lepas dari kerja sama dan kesadaran penjual mencabut barang tak sesuai ketentuan. Kejelian konsumen memilih barang terutama untuk makanan, juga menjadi faktor penting.
"Barang impor tidak jelas dan tidak ada izinnya terutama di supermarket maupun pengecer mitra Kemendag. Kita terus melakukan pengawasan, nanti dilaporkan lebih rinci pengamatan lebih kualitatif," ucapnya.