Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan berjanji bakal menyiapkan kereta api tambahan pada tujuh hari menjelang dan sesudah hari raya Idul Fitri tahun ini. Dengan demikian, diharapkan tidak terjadi kekacauan pada saat arus mudik dan balik.
Potensi kekacauan itu sudah terlihat sejak sekarang atau 90 hari sebelum lebaran. Tiket kereta api ke seluruh penjuru Jawa sudah habis terjual. Ini meresahkan masyarakat ibu kota yang tidak kebagian tiket.
"Pelayanan kereta api itu operator memang PT Kereta Api Indonesia, tapi regulasi kami. Lebaran masih tiga bulan lagi tiket sudah habis. Kami akan bentuk tim angkutan lebaran dengan konsep baru," ucap Mangindaan di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (5/5).
"Kereta tambahan harus ada dan kita mampu. Selain itu PT KAI harus tetap bisa jual tiket. Sekarang sedang dihitung kereta tambahan untuk ini. Kemungkinan lebih 10 persen."