PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) memproyeksi Bank Indonesia (BI) tidak akan kembali menaikkan suku bunga acuan, BI Rate pada April 2014 ini. Pasalnya, ekonomi Indonesia saat ini tergolong stabil."Ngga naik, karena kondisinya secara umum juga sudah improve (membaik), inflasi juga sudah lebih baik dibandingkan tahun lalu. Naik untuk apa, belum waktunya naik," kata Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja di Kantor Pusat OCBC NISP, Jakarta, Senin (7/4).Akan tetapi, Parwati juga tidak melihat potensi BI rate turun sepanjang 2014 ini, justru BI rate diproyeksi naik sekitar 25 basis poin hingga akhir 2014. "Perkiraan kita awal tahun kenaikan suku bunga sekitar 25 bps sampai akhir tahun, tetapi tergantung AS kondisinya seperti apa, dia menaikkan seberapa cepat seberapa besar, kemudian kondisi inflasi sendiri di Indonesia bagaimana, terkendali atau tidak, karena suku bunga Amerika plus selisih inflasi kita setidaknya itu indikasi kita," jelas Parwati.Terkait dengan rencana bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menaikkan suku bunga acuannya, Parwati berharap saat The Fed menaikkan suku bunga acuannya, kondisi perekonomian Indonesia sudah semakin baik."Semoga pada saat itu kondisi Indonesia sudah lebih baik lagi, sehingga BI rate tidak naik. Semoga April bisa ya (setelah Pemilu, tekanan ekonomi menurun)," imbuh Parwati.Rencananya, besok (Rabu, 8/4), BI akan kembali mengumumkan perkembangan kondisi makro ekonomi dan moneter Indonesia, termasuk BI rate. Sebelumnya, BI sudah memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,5 persen.
OCBC NISP prediksi BI Rate April tetap
Ekonomi Indonesia saat ini tergolong stabil.
Advertisement
Rekomendasi