Persoalan gaji pegawai Merpati diminta diselesaikan kekeluargaan

Kemenakertrans menilai masalah itu muncul lantaran tidak adanya komunikasi antara petinggi Merpati dengan pegawainya.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Persoalan gaji pegawai Merpati diminta diselesaikan kekeluargaan
Merpati Airlines. Merdeka.com/Arie Basuki

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi meminta agar persoalan penunggakan gaji pegawai PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) sejak 26 Desember 2013 diselesaikan secara kekeluargaan. Mengingat, masalah itu muncul lantaran tidak adanya komunikasi antara petinggi Merpati dengan pegawainya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Kemenakertrans Sahal Sinurat, dikantornya, Jakarta, Kamis (20/2). Sahal menjadi mediator dalam pertemuan petinggi Merpati dengan Forum Pegawai Merpati (FPM) yang berlangsung selama 3 jam.

"Apakah bayar sesuai tepat waktu? Tapi sesuai undang-undang ketenagakerjaan wajib dilakukan pembayaran. FPM dapat memahaminya, kita mencoba memfasilitasi persoalan ketenagakerjaan dirundingkan secara bipartit. Komunikasi secara efektif." 

Menurutnya, persoalan internal itu harus diselesaikan secara kekeluargaan dengan komunikasi yang baik. Dia mengibaratkan sebuah keluarga, jika kepala keluarga mengalami kesulitan wajib diberitahukan kepada anak istri.

"Hubungan itu kan kemitraan, dikomunikasikan secara baik," katanya.

Pertemuan bipartit membahas persoalan gaji tersebut akan dilanjutkan pada 25 Februari mendatang dan akan dimonitor oleh Kemenakertrans. "Usahakan terus berunding. Hasilnya minggu depan dilaporkan,"tegasnya.

Rekomendasi