Akuisisi PGN oleh Pertagas, Danareksa belum ditunjuk buat studi

Studi bisa diselesaikan setidaknya dalam dua minggu.

Nurul Julaikah
Oleh Nurul Julaikah - Reporter
Akuisisi PGN oleh Pertagas, Danareksa belum ditunjuk buat studi
Akuisisi PGN oleh Pertagas, Danareksa belum ditunjuk buat studi

Danareksa mengaku bisa menuntaskan studi mengenai akuisisiPT Perusahaan Gas Negara (PGN) oleh PT Pertagas, anak usaha Pertamina, dalam dua minggu. Sayangnya, mereka belum mendapat penugasan untuk melakukan hal tersebut dari Menteri BUMN Dahlan Iskan.

"Secara formal dan spesifik, kami dan Bahana Securities belum ditunjuk, setahu saya. Belum ada penunjukkan secara formal. Ya tanya kepada kementerian bumn," ujar Direktur Utama Danareksa, Marciano Herman saat dihubungi wartawan, Jakarta, Senin (3/2).

Menurutnya, sejak Kementerian BUMN dipegang Tanri Abeng, Danareksa memang selalu mendapat tugas membuat kajian atau rencana induk perusahaan milik negara untuk setahun atau lima tahun. Hasil kajian bisa berupa rekomendasi merger, akuisisi, atau privatisasi BUMN.

"Contoh dari privatisasi seperti Wika, PGN, Telkom. Kemudian PTPN yang banyak itu jadi digabung. Kalau spesifik mengenai PGN dan Pertamina belum ada penunjukan resmi," jelasnya.

Dia menambahkan, kajian atau rencana induk dibutuhkan untuk membawa BUMN menjadi perusahaan negara berkelas dunia. "Kajiannya bisa sebulan dua bulan selesai kalau informasi dan data dokumen lengkap. Kalau lengkap sekali bisa dua minggu," tegasnya.

Rekomendasi