Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa meresmikan pembangunan proyek terminal pengepakan semen dan pelabuhan di Barru, Sulawesi Selatan, Kamis (26/12). Proyek senilai Rp 700 miliar itu akan digarap oleh grup Bosowa.
Chief Executive Officer Bosowa Erwin Aksa menjelaskan proyek yang dibangun terdiri dari Jetty atau dermaga untuk pengiriman klinker (bahan baku semen), dermaga untuk tongkang dan kapal kecil pengangkut semen. Kemudian, gudang dan terminal pengepakan beserta silo penyimpanan semen.
“Fasilitas ini juga menjadi hub untuk menghindari antrean pembebanan kapal untuk semen dan klinker untuk ekspor. Klinker terutama akan didistribusikan ke stasiun penggilingan lain Bosowa terletak di berbagai pulau lain di Indonesia,” papar Erwin dalam siaran pers.
Adapun lokasi proyek terletak di luar Makassar, tepatnya 107 kilometer sebelah barat ibu kota Sulawesi Selatan tersebut. Atau 5 kilometer dari Barru. "Dari pabrik Semen Bosowa Maros sekitar 60 km," ucap Erwin.
Menurut Erwin, nantinya, di daerah tersebut bakal dibangun empat silo semen berkapasitas masing-masing 20 ribu ton. Fasilitas ini digunakan untuk menampung semen dari pabrik Semen Bosowa untuk selanjutnya dikirim dengan tujuan antar pulau atau ekspor. "Silo ini dilengkapi peralatan pengemasan semen dan pompa untuk pemuatan semen curah ke kapal,” imbuh Erwin.
Selain itu, bakal terdapat juga fasilitas penerimaan dan penyimpanan tertutup seluas 3 hektar untuk menampung batu bara, gypsum, dan pasir besi.