Rudy: Pengusaha minyak tertarik beli Merpati

"Rute kita bagus dan kerjasama dengan PT Pos bagus. Load factor kita sudah 85 persen dulu 60 persen," ucap Rudy.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Rudy: Pengusaha minyak tertarik beli Merpati
Merpati. ©2013 Merdeka.com

Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines (MNA) Rudy Setyopurnomo menyambut gembira kebijakan Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk membuka peluang kepada investor untuk masuk dalam tubuh Merpati. Menurut Rudy saat ini Merpati cukup bagus dan mempunyai daya tarik agar investor mau membeli saham maskapai penerbangan perintis ini.

Rudy menyebut salah satu daya tarik Merpati saat ini adalah tingkat keterisian penumpang atau load factor yang terus meningkat. Selain itu Merpati saat ini juga sedang bekerjasama dengan PT Pos Indonesia meluncurkan Merpati Pos Air Cargo yang melayani pengiriman barang Indonesia bagian timur.

"Hasil menarik bagi Merpati, rute kita bagus dan kerjasama dengan pos bagus. Load factor sudah 85 persen dulu 60 persen. Investor melihat begitu juga," ucap Rudy di Jakarta, Minggu (14/7).

Menurut Rudy sebelum adanya pengumuman resmi dari Dahlan mengundang investor ini, telah ada dua investor yang menyampaikan minatnya untuk investasi. Kemudian Rudy meminta kedua investor tersebut untuk menyampaikan proposalnya pada minggu depan secara resmi. Selain dua investor tersebut, satu investor lokal yang bergerak di bisnis perminyakan disebut bahkan telah menyampaikan surat resminya pada Februari lalu.

"Surat sudah ada menyampaikan minat. Kebetulan yang itu saya dapat tebusan jadi saya tau. Itu yang tertulis ada satu pada Februari atau Maret. Investornya itu punya usaha sektor minyak," ucap Rudy tanpa menyebut nama investor tersebut.

Rudy sangat yakin dengan adanya kebijakan dari Dahlan ini akan membantu Merpati keluar dari keterpurukan. Walaupun Merpati masih mempunyai utang Rp 6,5 triliun tapi masih ada sisi kecerahan dari kebijakan mencari investor baru ini."Satu calon investor ini berasal dari Indonesia, laki-laki, konglomerat dan bergerak di sektor minyak," tegasnya.

Rekomendasi