Kemenperin siap terbitkan SNI untuk kereta monorail

Kementerian Perindustrian meminta kereta monorail mengandung 80 persen komponen buatan dalam negeri.

Ardyan Mohamad
Oleh Ardyan Mohamad - Reporter
Kemenperin siap terbitkan SNI untuk kereta monorail
Prototype Monorail. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Kementerian Perindustrian meminta proyek monorail di Jakarta didukung oleh 80 persen tingkat kandungan dalam negeri (TKDN). Untuk itu, Kemenperin mengaku telah akan membuat Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk kereta monorail.

Wakil Menteri Perindustrian Alex SW Traubun mengaku baru saja mengunjungi pabrik produsen monorail di Cibitung, Bekasi, milik PT Melu Bangun Wiweka. Dia menyatakan apa yang dilakukan pabrikan itu pantas didukung.

"Delapan puluh persen TKDN-nya, artinya cuma 20 persen dari luar. Itu artinya benar-benar monorail yang dia buat di sana itu mengandalkan kemampuan nasional kita. Oleh sebab itu menurut saya itu harus kita dukung," ujarnya di Bidakara, Jakarta, Selasa (11/2).

Alex percaya monorail merupakan salah satu angkutan transportasi alternatif untuk mengurai kemacetan kota besar, khususnya Jakarta. Bentuk dukungan nyata bagi produsen yang mengutamakan kandungan bahan baku lokal adalah mempermudah uji SNI.

"Oleh sebab itu kita bikin SNI nya yang mantap dari semua komponennya itu, supaya kalau bisa diproduksikan secara masif kita udah protect dengan standar kita," ungkap Alex.

Seandainya monorail sudah terbangun di Indonesia nantinya, Kemenperin akan mencarikan kemungkinan ekspor. Karena itu, dengan SNI yang sudah teruji, besar kemungkinan monorail dengan 80 persen dipesan negara lain.

"Kalau ada daya saing yang kuat maka orang luar bisa pesan dari kita (monorail)," tegasnya.

Rekomendasi