Jelang imlek, permintaan jeruk impor meningkat

Menurut produsen di Meruya, rata-rata permintaan meningkat terhadap jeruk asal China, yaitu jenis Kumquat dan Chusa.

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Editor
Jelang imlek, permintaan jeruk impor meningkat
Seorang pedagang berada di kebun jeruk jenis Kumquat dan Chusa di Kawasan Meruya, Jakarta Barat, Sabtu (2/2). ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko
1 dari 6 halaman
Jelang imlek, permintaan jeruk impor meningkat
Seorang pedagang tengah menyortir jeruk yang berada di kebun jeruk jenis Kumquat dan Chusa di Kawasan Meruya, Jakarta Barat, Sabtu (2/2). ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko
2 dari 6 halaman
Jelang imlek, permintaan jeruk impor meningkat
Seorang calon pembeli tengah memilih buah jeruk yang berada di kebun jeruk jenis Kumquat dan Chusa di Kawasan Meruya, Jakarta Barat, Sabtu (2/2). ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko
3 dari 6 halaman
Jelang imlek, permintaan jeruk impor meningkat
Seorang pedagang merapikan buah jeruk di kebun jeruk jenis Kumquat dan Chusa yang berada di Kawasan Meruya, Jakarta Barat, Sabtu (2/2). ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko
4 dari 6 halaman
Jelang imlek, permintaan jeruk impor meningkat
Tangan dari seorang pedagang tengah merapikan kebun jeruk jenis Kumquat dan Chusa di Kawasan Meruya, Jakarta Barat, Sabtu (2/2). ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko
5 dari 6 halaman
Jelang imlek, permintaan jeruk impor meningkat
Seorang pedagang merapikan barang dagangannya yang masih menempel di pohon di kebun jeruk jenis Kumquat dan Chusa di Kawasan Meruya, Jakarta Barat, Sabtu (2/2). ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko
6 dari 6 halaman
Jelang imlek, permintaan jeruk impor meningkat
Seorang pedagang merapikan salah satu pohon di kebun jeruk jenis Kumquat dan Chusa di Kawasan Meruya, Jakarta Barat, Sabtu (2/2). ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko
Rekomendasi