Pertamina masih tunggu kepastian akuisisi di Venezuela

Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengaku proses akuisisi minyak di Venezuela akan berlangsung lama.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Pertamina masih tunggu kepastian akuisisi di Venezuela
Ekplorasi Minyak. shutterstock

Perusahaan energi pelat merah, Pertamina, mengaku masih menunggu kepastian dari pemerintah Venezuela mengenai rencana akuisisi 32 persen saham Petrodelta S.A milik Harvest Natural Resources. "Kalau di negara lain, itu pre-emptive (proses memesan efek terlebih dahulu) memang ada izin dari government," ujar Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan akhir pekan lalu.Rencana akuisisi Pertamina di Venezuela tersebut telah digadang-gadang sejak Oktober tahun lalu. Meskipun telah terjadi kesepakatan antara Pertamina dan pihak Harvest Natural Resources, namun proses tersebut masih harus menunggu persetujuan dari pemerintah Venezuela. Hingga saat ini Presiden Venezuela, Hugo Chavez, belum juga dilantik karena masih dirawat di rumah sakit.Meski begitu, Karen berharap proses tersebut dapat dipercepat. "Kan biasanya itu tiga bulan setelah tanda tangan SPA (Sales Purchase Agreement), government itu harus memberikan konfirmasi apakah kita di pre-empt atau tidak. Kalau misalnya bisa lebih cepat ya lebih bagus," jelas dia.Karen juga mengaku proses tersebut bakal lama karena kondisi kesehatan Chavez yang terpilih keempat kalinya menjadi presiden di salah satu negara di Amerika Latin tersebut.Sebelumnya Pertamina merencanakan untuk mengakuisisi blok minyak tersebut untuk memenuhi target akuisisi tahun lalu yaitu 32.000 barel per hari. Dari akuisisi tersebut, Pertamina berharap mendapat 15.000 barel per hari. Sayangnya, kondisi politik di Venezuela menyebabkan target tersebut tidak terpenuhi.

Rekomendasi