Beri informasi berbeda ke DPR, Dahlan temui bos Merpati

Nama Muhammad Hatta dari Fraksi PAN yang dilaporkan Dahlan, direvisi oleh Bos Merpati Rudy Setyopurnomo.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Beri informasi berbeda ke DPR, Dahlan temui bos Merpati
keterangan Dahlan Iskan. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akan menemui Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) Rudy Setyopurnomo.

Bukan tanpa sebab Dahlan akan menemui Rudy. Dahlan mengaku akan meminta penjelasan sekaligus alasan Rudy merevisi nama anggota DPR pemalak yang memalak Merpati. Padahal, Rudy meyakinkan Dahlan atas nama-nama yang dilaporkan ke DPR.

Kenyataannya, pada saat bertemu badan kehormatan, Rudy justru merevisi nama yang dilaporkannya ke Dahlan.

"Saya akan temui beliau (Rudy), karena dari sms yang dia kirim ke saya isinya dan sikapnya masih sama dengan pendapat saya (yang dilaporkan ke BK) ," ungkap Dahlan ketika ditemui di Gedung Kementerian BUMN, Kamis (29/11).

Dahlan mengatakan, saat ini dirinya benar-benar belum tahu kalau laporan Rudy ke Badan Kehormatan DPR berbeda dengan laporan yang disampaikan ke Dahlan. Menurutnya, sangat penting untuk mengklarifikasi hal ini dengan bos Merpati tersebut.

Namun disinggung kepastian waktu menemui Rudy, Dahlan masih merahasiakannya. "nantilah," singkatnya.

Sebelumnya, Badan Kehormatan (BK) DPR mengaku kecewa dengan laporan Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Dirut PT Merpati Nusantara Airlines (MNA) Rudy Setyopurnomo. Alasannya, data mengenai anggota dewan yang diduga melakukan pemerasan tidak akurat dan berbeda antara Dahlan dan Rudy.

Setelah Dahlan melakukan revisi atas masuknya nama anggota Komisi XI Andi Timo Pangerang dan Muhammad Ichlas El Qudsy. Kini Dirut Merpati Rudy Setyopurnomo kembali salah melaporkan nama anggota dewan dan merevisinya. Nama Muhammad Hatta dari fraksi PAN yang dilaporkan Dahlan akhirnya direvisi oleh Rudy.

"Kami undang anggota Komisi XI dan kami mendapatkan hasil yang mengejutkan tentang laporan Dirut Merpati yang ditegaskan Pak Dahlan satu orang yang disebut pengganti yaitu pak Muhammad Hatta ternyata juga keliru," kata Ketua BK Muhammad Prakosa.

Rekomendasi