Proyek tol Cikampek-Palimanan masih terkendala lahan

Masih terdapat 98 persen dari total lahan pengerjaan tol yang belum dibebaskan.

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Proyek tol Cikampek-Palimanan masih terkendala lahan
Proyek tol Cikampek-Palimanan masih terkendala lahan

Pembangunan ruas tol Trans Jawa bagian Cikampek-Palimanan saat ini masih terkendala pembebasan lahan. Kontraktor PT Lintas Marga Sedaya (LMS) yang mengerjakan proyek tersebut mengatakan saat ini hanya 2 persen lahan yang telah dibebaskan.

"Proses equity sudah 100 persen, bank juga sudah 100 persen. Tinggal pembebasan lahan yang diharapkan nanti akhir bulan sudah bisa selesai," ujar Direktur Utama LMS Muhammad Fadzil di Jakarta, Rabu (26/9).

Masalah pembebasan lahan tersebut dilakukan oleh pemerintah, yaitu menggunakan dana APBN. Namun, karena terdapat masalah dalam pembebasan lahan tersebut, maka hingga kini pembelian lahan di daerah tersebut masih tersendat.

"Diharapkan dua tahun bisa bebas. Kalau tidak nanti akan diperpanjang," ujar Anggota Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Chaeruddin Syah Nasution

Nantinya, di dalam proyek pembangunan jalan Tol Trans-Jawa ini BPJT berperan 'good governor' atau pengawas dan penilai kelayakan jalan tol.

Sebelumnya PT LMS telah mendapatkan pembiayaan sebesar Rp 8,8 triliun yang diperoleh dari sindikasi perbankan yang dipimpin oleh Bank BCA dan Bank DKI.

Rekomendasi