Pemerintah mengaku telah menyiapkan beberapa strategi untuk mencapai target swasembada gula. Salah satunya dengan penyediaan lahan untuk tanaman tebu.
Target produksi gula sekitar 5,7 juta ton perlu didukung 350.000 hektare lahan pertanian. Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, untuk memperlancar penyediaan lahan, pemerintah telah membentuk tim koordinasi penyediaan lahan.
"Tim juga melakukan koordinasi perencanaan dan pelaksanaan kebijakan penyediaan lahan untuk pertanian," ujar Agus Marto saat rapat bersama Komisi XI DPR, Senin (10/9).
Pemerintah juga melakukan revitalisasi perkebunan tebu, revitalisasi pabrik gula melalui rehabilitasi pabrik tua, peningkatan kapasitas giling, peningkatan efisiensi pabrik, dan peningkatan kualitas gula.
Menkeu menambahkan, pemerintah juga berencana membangun pabrik gula baru dan pemberdayaan penelitian dan pengembangan gula. "Serta peningkatan kualitas sumber daya manusia," katanya.
Dia mengatakan, program swasembada gula menjadi salah satu fokus kerja pemerintah tahun depan di bidang pertanian, selain beras. Target swasembada memiliki tenggat waktu hingga 2014.
Seperti diketahui data dua tahun terakhir menunjukkan tingkat produksi gula yang belum maksimal. Pada 2010 produksi gula mencapai 1,38 juta ton, kemudian turun ke angka 1,36 juta ton pada 2011. Tahun ini pemerintahmenargetkan produksi gula hingga 1,85 juta ton.
Bukan mimpi untuk kembali ke era kejayaan gula nasional yang sanggup membuat dunia turut merasakan manisnya gula produksi Indonesia. Pemerintah menargetkan produksi gula lokal mencapai 5,7 juta ton sebagai salah satu indikator untuk mencapai swasembada gula nasional di 2014.