Pasar saham Eropa dan Asia terpuruk

Pasar saham di Asia tercatat mengalami penurunan parah.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Pasar saham Eropa dan Asia terpuruk
Ilustrasi Saham Index. merdeka.com/shutterstock.com

Pasar saham Eropa dibuka melemah pada Jumat waktu setempat. Penyebabnya karena pengaruh kondisi di Yunani dan Spanyol.

Index saham utama di Spanyol jatuh lebih dari 2 persen. Sementara saham unggulan di Inggris jatuh 1 persen.

Tingkat kepercayaan terhadap bank-bank di Eropa juga terus merosot akibat terpangkasnya peringkat kredit 16 bank Spanyol yang dilakukan oleh lembaga pemeringkat Moody's.

Moody's juga memangkas peringkat utang Santander UK, cabang dari bank besar di Spanyol. Meski demikian, perdagangan saham Santander justru berhasil meningkat 3 persen, dan Bankia juga melonjak 9 persen setelah sebelumnya merosot 14 persen.

Menurut Moody's ada sejumlah alasan di balik penurunan ini, termasuk resesi yang dialami Spanyol, tantangan keuangan yang dihadapi pemerintahan Spanyol dan buruknya pinjaman di sektor industri properti.

Tapi Moody's juga mengakui bahwa bank-bank telah memperbaiki kondisi keuangan dan bank Sentral Eropa juga memberikan dukungan.

Sejumlah investor yang dijangkiti kekhawatiran karena kondisi Spanyol dilaporkan telah mengalihkan uang mereka ke obligasi Jerman, yang tampaknya memiliki risiko investasi yang lebih rendah.

Pesan Negatif

Pasar saham di Asia tercatat mengalami penurunan parah. Rata-rata saham di Nikkei Tokyo jatuh 3 persen, penurunan terbesar sejak Agustus lalu.

Pasar Asia juga terpukul karena kerugian yang terjadi di New York ketika Dow Jones ditutup lebih rendah dari 1 persen. Para investor juga semakin berkecil hati karena laporan dari ekonomi Amerika Serikat.

"Belum ada resolusi untuk krisis yang terjadi di Eropa sekarang, lagi pula data-data dari Amerika Serikat juga mengecewakan. Jadi secara umum ini memberikan sentimen negatif pada pasar," kata senior strategik Frances Cheung dari CIB Hong Kong.

Rekomendasi