Laba Garuda terbang hingga capai USD 4,9 juta

Peningkatan pendapatan dan laba tidak lepas dari meningkatnya jumlah penumpang Garuda Indonesia yang mencapai 4,6 juta.

Salim Faozan Kartasentika
Laba Garuda terbang hingga capai USD 4,9 juta
Pramugari garuda. merdeka.com/Pramugari garuda

Berbeda dengan kuartal I tahun-tahun sebelumnya, tiga bulan pertama di tahun ini, laba PT Garuda Indonesia berhasil terbang hingga mencapai angka USD 4,9 juta. Perolehan tersebut tentunya tumbuh signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang justru tercatat rugi USD 19,34 juta.

"Pencapaian ini merupakan yang pertama kami raih, setelah di periode yang sama tahun-tahun sebelumnya selalu mengalami kerugian akibat sepinya permintaan," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (30/4).

Catatan laba perusahaan maskapai penerbangan nasional tersebut sejalan dengan pendapatan perseroan pada kuartal pertama tahun ini yang meningkat sebesar 23 persen menjadi USD 717,45 juta.

Emirsyah mengklaim, peningkatan pendapatan dan laba komprehensif berhasil dicapai setelah melalui berbagai efisiensi dan ekspansi operasional melalui program Quantum Leap untuk pengembangan perusahaan hingga 2015.

Dia menjelaskan, peningkatan pendapatan dan laba tidak lepas dari meningkatnya jumlah penumpang Garuda Indonesia yang mencapai 25,33 persen pada kuartal pertama tahun ini. Sepanjang Januari-Maret 2012, jumlah penumpang garuda tercatat mencapai 4,6 juta. Sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya, Garuda hanya mampu melayani 3,7 juta penumpang.

"Jumlah penumpang domestik naik 23 persen dari 2,59 juta menjadi 3,19 juta. Penumpang internasional meningkat 18,05 persen, menjadi 834,49 ribu penumpang, dibanding kuartal I/2011 yang hanya sebesar 706,88 ribu penumpang," papar Emir.

Rekomendasi