Setelah menyita perhatian saat pameran di Jakarta, untuk pertama kalinya Listrik Koin (LISKO) ditampilkan dalam acara OPI Expo Bali, Kamis (26/4). Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Disjaya dan Tangerang Irwan Darwin mengklaim, terobosan dan inovasi PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta dan Tangerang yang melahirkan listrik koin diapresiasi positif oleh pengunjung pameran.
Menurutnya, inovasi yang tergolong baru ini sangat diminati. "Sebagian besar pengunjung mengatakan bahwa kehadiran LISKO ini nantinya akan sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan energi listrik untuk keperluan pengisian energi baterai telepon seluler, laptop, Mp3 player dan Gadget lainnya ketika berada di tempat umum," kata Irwan melalui siaran persnya yang diterima merdeka.com, Kamis (26/4).
Irwan menjelaskan Listrik Koin rencananya akan diletakkan di tempat-tempat umum sebagai Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Selain itu Listrik Koin juga dapat dimanfaatkan oleh pedagang kaki lima yang membutuhkan energi listrik.
Kehadiran listrik koin diyakini bisa menekan banyaknya pedagang yang menggunakan listrik secara ilegal. "Diharapkan dengan adanya Listrik Koin ini, masyarakat tidak kesulitan mencari energi listrik ketika berada di tempat umum," ujarnya.
Seperti diketahui, listrik koin dapat digunakan dengan koin Rp 1.000. Konsumen bisa menikmati listrik dengan daya 900 watt selama 30 menit. "Jika koinnya habis maka bisa langsung memasukkan koin baru. Jadi seperti penggunaan telepon umum," kata Irwan.