PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) pusat mengapresiasi munculnya inovasi listrik koin sebagai salah satu upaya meminimalisir tingkat pemakaian listrik secara ilegal yang bisa dilakukan oleh pedagang kaki lima (PKL) di wilayah DKI Jakarta.
Humas PLN Bambang Dwiyanto menuturkan, jika ide tersebut bisa diterapkan, akan berdampak positif. "Sebenarnya akan memberi kemudahan pelanggan dan PKL untuk dapatkan listrik secara sah dan mudah," ungkap Bambang kepada merdeka.com di Jakarta, Jumat (13/4).
Jika dipasang di ruang publik, tempat keramaian, produk kreatif ini diyakini akan sangat berguna. "Kita bisa sebut listrik eceran, secara lebih mudah dan sesuai kebutuhan," imbuhnya. Namun, pihaknya belum dapat menjelaskan mekanisme kerja dan teknis dari penggunaan listrik koin.
Bambang juga belum dapat menyebutkan efektivitas penerapan listrik koin untuk menekan tingkat pelanggaran penggunaan listrik secara ilegal. "Ya kalau efektivitasnya bisa ditanyakan ke divisi yang bersangkutan," katanya.
Bambang mengakui, PLN juga kesulitan untuk mendeteksi tingkat pelanggaran dan kerugian yang harus ditanggung lantaran penggunaan listrik secara ilegal. Menurutnya, bukan hal mudah mendeteksi secara detail jumlah pelanggaran penggunaan listrik ilegal.
Sebelumnya, PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang akan meluncurkan program listrik koin. Program ini membidik pengguna listrik pedagang kaki lima dan bisa digunakan pula untuk kebutuhan rumah tangga.
Irwan berharap, jika nanti program ini diluncurkan, pedagang kaki lima yang selama ini kerap menggunakan listrik secara ilegal, bisa mendapatkan listrik dengan mudah dan hemat tanpa harus melanggar aturan yang ada.
"Hanya dengan koin Rp 1.000 konsumen bisa menikmati listrik dengan daya 900 watt selama 30 menit. Jika koinnya habis maka bisa langsung memasukkan koin baru. Jadi seperti penggunaan telepon umum," ujar Irwan di Jakarta, Kamis (12/4).
Menurutnya, selain untuk konsumsi para PKL, listrik koin juga bisa menjadi solusi bagi para pengguna telepon genggam, laptop dan barang-barang elektronik lain yang membutuhkan listrik saat berada di tempat-tempat umum. Pihaknya akan memperbanyak sarana listrik koin di tempat publik.
"Untuk itu kami akan memperbanyak sarana Listrik Koin di setiap tempat keramaian seperti stasiun-stasiun, terminal, mall dan lain-lain. Dengan demikian, masyarakat tidak akan kesulitan jika kebetulan membutuhkan listrik untuk mengisi alat elektroniknya," jelas Irwan.