Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah ini pada tahun 2025 menunjukkan kualitas yang baik. Laporan ini didasarkan pada adanya penurunan angka kemiskinan dan perbaikan indikator kesejahteraan masyarakat. Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal, menyatakan bahwa pertumbuhan tersebut berdampak langsung pada masyarakat.
Perekonomian Bengkulu memang belum mencapai angka lima persen, namun tetap menunjukkan peningkatan signifikan. Pertumbuhan ekonomi tercatat meningkat dari 4,62 persen pada tahun 2024 menjadi 4,8 persen di tahun 2025. Angka ini menunjukkan tren positif dalam pembangunan ekonomi regional.
Penurunan angka kemiskinan sekitar 0,2 persen menjadi bukti nyata kualitas pertumbuhan ekonomi Bengkulu. Kondisi ini mengindikasikan bahwa peningkatan ekonomi tidak hanya sebatas angka. Sebaliknya, hal ini memberikan dampak positif terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan warga.
Advertisement
Advertisement
Win Rizal menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkualitas ditandai dengan dampak langsung terhadap masyarakat. Berbeda dengan pertumbuhan tinggi namun angka kemiskinan stagnan atau justru meningkat. Kondisi seperti itu menunjukkan pertumbuhan ekonomi tidak berkualitas dan tidak memberikan efek nyata.
Penurunan kemiskinan di Bengkulu sebesar 0,2 persen menjadi indikator utama. Hal ini menunjukkan bahwa ekonomi tidak hanya bertumbuh secara statistik. Namun juga memberikan efek nyata terhadap perbaikan kondisi sosial.
Selain jumlah penduduk miskin yang menurun, tingkat kedalaman kemiskinan juga berkurang. Ini mengindikasikan bahwa rata-rata penduduk miskin semakin mendekati kesejahteraan. Perbaikan ini mencerminkan keberhasilan program-program pengentasan kemiskinan.
Advertisement
Advertisement
Pemerintah daerah diharapkan menjaga kualitas pertumbuhan ekonomi Bengkulu di masa mendatang. Penguatan sektor-sektor produktif menjadi kunci utama. Tujuannya adalah agar penurunan kemiskinan dapat terus berlanjut secara berkelanjutan.
Sektor pertanian, sebagai tulang punggung perekonomian Bengkulu, perlu diperkuat. Peningkatan metode dan adopsi teknologi pertanian modern menjadi kebutuhan mendesak saat ini. Ini akan meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian.
Hilirisasi produk pertanian juga sangat diperlukan untuk memberikan nilai tambah. Proses hilirisasi ini harus sejalan dengan pengembangan kawasan industri. Optimalisasi kedua sektor ini diyakini mampu mendongkrak perekonomian Provinsi Bengkulu lebih tinggi.
Advertisement
Selain pertanian dan industri, potensi pariwisata Bengkulu juga sangat besar untuk dikembangkan. Win Rizal menambahkan, target perekonomian dapat tercapai. Ini terjadi ketika sektor pertanian optimal, industri tumbuh, dan pariwisata berkembang.
Advertisement
Tiga sumber ekonomi utama—pertanian, industri, dan pariwisata—akan menjadi penggerak bagi sektor lainnya. Sektor-sektor ini memiliki efek berganda yang luas. Ini mencakup jasa, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kunjungan wisatawan, logistik, bahkan ekspor.
Keterkaitan antar sektor ini menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat. Peningkatan di satu sektor akan memicu pertumbuhan di sektor lain. Ini akan menghasilkan dampak positif yang komprehensif bagi seluruh wilayah Bengkulu.
Dengan fokus pada penguatan dan pengembangan sektor-sektor strategis ini, Bengkulu berpotensi mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Ini tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah. Namun juga secara signifikan memperbaiki kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews