Perpanjangan PPKM Hingga 25 Juli Dinilai Bawa Sentimen Positif ke Rupiah

Rabu, 21 Juli 2021 10:12 Reporter : Anisyah Al Faqir
Perpanjangan PPKM Hingga 25 Juli Dinilai Bawa Sentimen Positif ke Rupiah Anies Baswedan Teken Kepgub Perpanjangan PSBB Transisi. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali hingga 25 Juli 2021. Jokowi mengklaim selama pelaksanaan PPKM Darurat terlihat dari data, penambahan kasus dan kepenuhan tempat tidur rumah sakit mengalami penurunan.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi menilai kebijakan tersebut akan berdampak positif pada nilai tukar rupiah terhadap dolar. Sebab sebelumnya beredar kabar Pemerintah akan memperpanjang masa PPKM Darurat selama 2 pekan ke depan.

"Isu awal 2 minggu (perpanjangan PPKM Darurat), dengan melihat kondisi maka PPKM Darurat hanya sampai 25 atau 26 Juli. Ini akan berdampak positif ke rupiah," kata Ibrahim dalam pesan singkatnya, Jakarta, Rabu (21/7).

Adanya perpanjangan selama 5 hari ini ke depan diharapkan bisa memperbaiki keadaan. Penambahan kasus terus menurun sesuai dengan yang ditargetkan pemerintah. "Dengan lima hari ke depan diharapkan pasien Covid-19 terus menurun," kata dia.

Dia menuturkan, perpanjangan PPKM Darurat ini memang dirasa perlu untuk mengendalikan penyebaran virus varian delta. Terlebih penambahan kasus baru di Indonesia saat ini lebih tinggi dibandingkan Brasil dan India.

Di sisi lain perpanjangan kebijakan ini bisa mendorong penurunan pertumbuhan PDB tahun ini. Diperkirakan bisa turun 0,5 persen sampai 0,8 persen dari proyeksi awal.

Dalam riset hariannya, Ibrahim menyatakan rupiah terhadap dolar hari ini (21/7) berpotensi bergerak fluktuatif dan melemah lagi dalam rentang Rp 14.500 - 14.540. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini