Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Per 5 Januari, PLN Uji Coba Co-Firing Biomassa di 32 PLTU

Per 5 Januari, PLN Uji Coba Co-Firing Biomassa di 32 PLTU PLTU Cilacap. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - PT PLN (Persero) terus mengejar target uji coba co-firing biomassa pada 52 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara miliknya di 2024. Direktur Mega Proyek PLN Ikhsan Assad melaporkan, hingga awal Januari 2021 ini, pihaknya telah melakukan uji coba co-firing biomassa pada 32 PLTU.

"Alhamdulillah per 5 Januari (2021) itu sudah nambah jadi 32 (PLTU) yang sudah diujicoba," kata Ikhsan pasca penandatanganan MoU secara virtual antara PLN, PTPN III dan Perhutani, Jumat (22/1).

Menurut dia, penggunaan biomassa ini secara operasi tidak memiliki dampak terhadap PLTU yang dikelolanya. "Dari uji coba juga kita lihat justru ada penurunan emisi yang lebih baik," sambungnya.

Hingga akhir 2020, Ikhsan mengatakan, PLN sudah melakukan uji coba co-firing batubara di 29 PLTU, yang lokasinya tersebar mulai dari Kalimantan hingga Jawa.

"Dari 29 yang sudah uji coba itu kita ada 6 lokasi yang sudah diimplentasi atau commercial operation. Seperti di Paiton, Pacitan, PLTU Ciranjang, Suralaya, Ketapang, serta PLTU Sanggau di Kalbar," tuturnya.

Sebagai informasi, program co-firing biomassa ini merupakan langkah PLN untuk mendukung capaian target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) 23 persen pada 2025. Dengan melakukan co-firing di 52 lokasi PLTU, perseroan berharap dapat bantu menaikan bauran EBT sekitar 2 persen.

Secara keseluruhan, terdapat 114 unit PLTU milik PLN yang berpotensi dapat dilakukan co-firing biomassa. Pembangkit tersebut tersebar di 52 lokasi dengan total kapasitas 18.154 megawatt (MW).

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP