Pengembangan Wisata Rejang Lebong Jadi Solusi Atasi Pemotongan Anggaran, Bupati Fikri Optimis

Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri menegaskan Pengembangan Wisata Rejang Lebong sebagai kunci mengatasi pemotongan anggaran pusat. Sektor pariwisata diharapkan mendongkrak ekonomi lokal.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pengembangan Wisata Rejang Lebong Jadi Solusi Atasi Pemotongan Anggaran, Bupati Fikri Optimis
Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri menegaskan Pengembangan Wisata Rejang Lebong sebagai kunci mengatasi pemotongan anggaran pusat. Sektor pariwisata diharapkan mendongkrak ekonomi lokal. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, tengah menghadapi tantangan pemotongan anggaran dari pemerintah pusat. Menanggapi kondisi ini, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri menyatakan bahwa pengembangan potensi wisata daerah menjadi solusi strategis untuk mengatasi permasalahan tersebut. Langkah ini diharapkan tidak hanya menutupi defisit anggaran, tetapi juga memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat secara signifikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Fikri saat membuka Festival Bhumi Belirang di Desa Wisata Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, baru-baru ini. Ia menekankan bahwa sektor pariwisata memiliki dampak berganda yang luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan pendapatan asli daerah. Oleh karena itu, fokus pada pariwisata dianggap sebagai investasi jangka panjang yang krusial bagi kemajuan Rejang Lebong.

Dengan potensi alam yang melimpah dan komitmen pemerintah daerah, Rejang Lebong bertekad untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Provinsi Bengkulu. Berbagai upaya telah direncanakan dan mulai dilaksanakan untuk mewujudkan visi tersebut, termasuk pembangunan infrastruktur pendukung dan promosi event pariwisata lokal. Harapan besar diletakkan pada sektor ini untuk membawa kesejahteraan bagi seluruh warga Rejang Lebong.

Potensi dan Komitmen Pengembangan Pariwisata Rejang Lebong

Kabupaten Rejang Lebong diberkahi dengan kekayaan alam yang luar biasa, tercatat memiliki lebih dari 90 destinasi wisata. Destinasi tersebut meliputi wisata alam yang memanfaatkan keindahan sungai, gunung, danau, serta air panas. Selain itu, terdapat pula wisata agro berupa perkebunan buah-buahan dan taman bunga yang menarik minat pengunjung.

Melihat potensi besar ini, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berkomitmen penuh untuk fokus pada pengembangan pariwisata. Bupati Fikri menegaskan bahwa upaya ini akan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan Rejang Lebong menjadi kabupaten tujuan wisata yang dikenal luas. "Kami akan fokus mengembangkan potensi wisata yang ada di Rejang Lebong ini, sehingga nanti Rejang Lebong benar-benar menjadi kabupaten tujuan wisata," tegasnya.

Pengembangan wisata ini diharapkan dapat mengoptimalkan aset daerah dan menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Dengan demikian, sektor pariwisata akan menjadi salah satu pilar utama dalam peningkatan perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat.

Infrastruktur dan Dukungan Event Pariwisata

Salah satu langkah konkret Pemkab Rejang Lebong dalam mengembangkan potensi wisata adalah pembangunan infrastruktur. Pembangunan jalan menuju objek wisata Air Terjun Tri Sakti di Desa Belitar Seberang, yang melewati Desa Sindang Jati, sedang berjalan dan akan diteruskan pada tahun 2026. Pembangunan ini bertujuan untuk memudahkan akses wisatawan menuju lokasi tersebut.

Tidak hanya itu, Pemkab Rejang Lebong juga berencana membangun jalan di Desa Air Bening. Desa ini belum lama ini berhasil meraih juara satu desa wisata di tingkat Provinsi Bengkulu, menunjukkan potensi besar yang perlu didukung dengan aksesibilitas yang memadai. Peningkatan infrastruktur jalan menjadi prioritas untuk menunjang kenyamanan dan kemudahan bagi para pengunjung.

Selain pembangunan fisik, dukungan terhadap event pariwisata juga menjadi fokus. Bupati Fikri memohon doa dan dukungan masyarakat agar kegiatan Festival Bhumi Belirang dapat lolos dan masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara. Hal ini akan meningkatkan eksposur festival dan Rejang Lebong secara keseluruhan di kancah nasional.

Festival Bhumi Belirang dan Dampak Ekonomi Lokal

Festival Bhumi Belirang merupakan agenda tahunan di Desa Wisata Belitar Seberang yang diharapkan dapat menjadi daya tarik utama. Ketua panitia, Andika, berharap festival ini dapat terus berkembang dan menjadi agenda rutin yang semakin meriah dari tahun ke tahun. Keberadaan festival ini sangat penting untuk menggeliatkan pariwisata lokal.

Pada kegiatan Festival Bhumi Belirang, berbagai aneka kegiatan menarik ditampilkan. Mulai dari lomba senam ceria bertema Senam Nusantara, Karnaval Buto, hingga penampilan etnis budaya yang kaya. Salah satu daya tarik unik adalah pasar arenan, sebuah pasar tradisional yang menjual berbagai jenis makanan tradisional dengan transaksi menggunakan koin buah aren, memberikan pengalaman otentik bagi pengunjung.

Puncak acara juga diisi dengan drama kolosal yang mengangkat sejarah Desa Belitar Seberang, memberikan edukasi sekaligus hiburan. "Pariwisata bisa menjadi salah satu solusi atas pemotongan anggaran yang diterima pemerintah daerah saat ini. Jika sektor pariwisata berkembang maka akan memberikan dampak yang luas dengan meningkatkannya perekonomian masyarakat," kata Bupati Fikri. Festival semacam ini terbukti efektif dalam menarik wisatawan dan menggerakkan ekonomi kreatif lokal.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi