Pengalihan Portofolio Adira Finance dari Arthaasia Finance Rampung, Perkuat Bisnis Pembiayaan Produktif

Pengalihan portofolio Adira Finance dari Arthaasia Finance telah rampung, memperkuat fundamental bisnis pembiayaan produktif dan memperluas jangkauan layanan Adira Finance.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pengalihan Portofolio Adira Finance dari Arthaasia Finance Rampung, Perkuat Bisnis Pembiayaan Produktif
Pengalihan portofolio Adira Finance dari Arthaasia Finance telah rampung, memperkuat fundamental bisnis pembiayaan produktif dan memperluas jangkauan layanan Adira Finance. (AntaraNews)

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) telah resmi merampungkan proses pengalihan portofolio pembiayaan dari PT Arthaasia Finance. Langkah korporasi ini menandai babak baru dalam strategi bisnis Adira Finance di pasar pembiayaan nasional. Pengalihan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Perjanjian Pengalihan Portofolio Bersyarat (Conditional Portfolio Transfer Agreement) antara kedua perusahaan pada 16 Juli yang lalu.

Proses pengalihan portofolio ini bertujuan untuk memperkuat fundamental bisnis pembiayaan produktif Adira Finance secara signifikan. Selain itu, langkah strategis ini juga memperluas jangkauan layanan perusahaan ke segmen kendaraan niaga. Fokus utama adalah pada truk dan truk sampah, yang selama ini menjadi spesialisasi Arthaasia Finance.

Chief of Business Alliance Strategy Adira Finance, Takanori Mizuno, menyatakan bahwa seluruh portofolio pelanggan yang termasuk dalam lingkup pengalihan kini berada di bawah pengelolaan Adira Finance. Ini berarti semua layanan, mulai dari pembayaran angsuran hingga pengajuan pembiayaan, kini terpusat melalui kanal resmi Adira Finance di seluruh Indonesia.

Memperkuat Jangkauan dan Layanan Pembiayaan

Pengalihan portofolio Adira Finance ini secara signifikan memperkuat fundamental bisnis pembiayaan produktif perusahaan. Langkah ini juga memperluas jangkauan layanan Adira Finance ke segmen kendaraan niaga, khususnya truk dan truk sampah. Segmen ini sebelumnya menjadi fokus utama Arthaasia Finance dalam melayani sektor logistik, distribusi, dan perdagangan.

Seluruh portofolio pelanggan yang termasuk dalam lingkup pengalihan kini berada di bawah pengelolaan Adira Finance. Dengan demikian, semua proses layanan seperti pembayaran angsuran, pengambilan dokumen, hingga pengajuan pembiayaan kini sepenuhnya dilakukan melalui jaringan cabang dan kanal resmi Adira Finance.

Pengalihan portofolio ini merupakan bagian dari inisiatif strategis kami untuk memperluas basis pelanggan dan memperkuat portofolio pembiayaan produktif kami, khususnya di segmen kendaraan komersial,” ujar Mizuno dalam keterangannya di Jakarta.

Guna mendukung kemudahan transaksi, pembayaran dapat dilakukan melalui berbagai kanal resmi Adira Finance. Ini termasuk autodebet Danamon, virtual account di aplikasi adiraku, gerai ritel partner seperti Alfamart, Indomaret, dan Kantor Pos Indonesia, serta platform digital seperti OVO, LinkAja, Tokopedia, Gojek, dan Shopee.

Sinergi Strategis dan Pertumbuhan Berkelanjutan

Mizuno menambahkan, “Kami memastikan proses transisi berjalan lancar tanpa mengganggu kenyamanan pelanggan. Seluruh cabang Adira Finance telah siap melayani mantan pelanggan Arthaasia Finance. Ke depannya, kami berharap sinergi ini dapat menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelanggan, mitra bisnis, dan industri pembiayaan nasional.”

Adira Finance tetap berkomitmen untuk terus tumbuh secara berkelanjutan melalui strategi yang berfokus pada penguatan portofolio. Selain itu, perusahaan juga berupaya memperluas aksesibilitas layanan dan meningkatkan nilai bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

Langkah pengalihan portofolio ini juga menjadi bagian dari strategi pertumbuhan anorganik Adira Finance. Strategi ini dijalankan bersama PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon), dengan dukungan penuh dari MUFG Group sebagai perusahaan induk.

Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat bisnis pembiayaan di Indonesia. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk memperluas sinergi ekosistem keuangan dalam grup, menciptakan dampak positif yang lebih besar bagi industri.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi