Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan (Papeg) secara aktif mendorong implementasi Sistem Gudang Terintegrasi yang mencakup lingkup pusat hingga daerah. Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi ketiadaan sistem informasi gudang yang komprehensif di wilayah tersebut.
Melianus Kambu, selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Papua Pegunungan, menyatakan hal ini di Wamena pada Senin (31/3). Menurutnya, sistem terintegrasi sangat krusial untuk kelancaran distribusi barang.
Dorongan ini diharapkan mendapat dukungan dari Kemendag agar distribusi bahan pokok dan barang lainnya dapat terpantau. Hal ini menjadi langkah strategis untuk menjamin ketersediaan barang serta menstabilkan harga di seluruh wilayah Papua Pegunungan.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Integrasi Sistem Gudang
Saat ini, Papua Pegunungan belum memiliki sistem informasi gudang yang terintegrasi secara menyeluruh dari pusat hingga tingkat kabupaten. Kondisi ini menyebabkan tantangan dalam pemantauan dan pengendalian aliran barang.
Melianus Kambu menekankan bahwa sistem informasi gudang ini sangat erat kaitannya dengan peran distributor dan sub-distributor. Baik untuk bahan pokok maupun jenis barang lainnya yang masuk ke wilayah tersebut.
Dengan adanya Sistem Gudang Terintegrasi, diharapkan proses distribusi barang, baik yang masuk maupun keluar, dapat terpantau secara efektif. Integrasi ini akan menciptakan transparansi dan efisiensi dalam rantai pasok.
Advertisement
Advertisement
Peran Kemendag dalam Sistem Resi Gudang
Sistem informasi gudang yang didorong Pemprov Papua Pegunungan ini merujuk pada kerangka kerja Kemendag. Khususnya melalui Sistem Resi Gudang (SRG) dan pengawasan gudang non-SRG.
SRG memiliki fungsi utama yang sangat vital bagi perekonomian daerah. Fungsi tersebut meliputi peningkatan efisiensi rantai pasok dan menjaga stabilitas harga komoditas.
Selain itu, SRG juga berperan penting dalam memberdayakan petani atau pemilik barang. Ini memberikan mereka akses yang lebih baik ke pasar dan pembiayaan.
Advertisement
Dengan adanya sistem ini, Disperindag Papua Pegunungan dapat memantau perkembangan bahan pokok. Pemantauan juga mencakup barang-barang lainnya di setiap sub-gudang yang tersebar di delapan kabupaten.
Advertisement
Komitmen Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang relatif baru, Pemprov Papua Pegunungan memiliki kewajiban. Kewajiban ini adalah untuk fokus pada urusan distribusi barang yang terintegrasi.
Fungsi pengontrolan distribusi barang dapat dijalankan secara optimal dengan sistem yang terintegrasi. Hal ini penting untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan barang.
Harapannya, dengan Sistem Gudang Terintegrasi, arus masuk dan keluar barang dapat terkontrol dengan baik. Ini akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua Pegunungan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews