Deputi Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus, mengungkapkan bahwa pemerintah akan menyiapkan investasi sebesar Rp3-5 miliar untuk setiap Koperasi Desa Merah Putih.
Selain dukungan finansial, setiap koperasi akan dilengkapi dengan fasilitas multifungsi, seperti kantor koperasi, outlet penjualan sembako, outlet simpan pinjam untuk modal kerja, klinik dan apotek, gudang untuk sarana produksi dan offtaker, serta truk untuk mendukung mobilisasi logistik desa.
“Fasilitas-fasilitas tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan usaha koperasi untuk rakyat. Pemerintah mempersiapkan investasi sebesar Rp 3-5 miliar untuk setiap Kopdes Merah Putih,” kata Panel, dalam keterangan resmi, Minggu (9/3).
Advertisement
Cari Sumber Lain untuk Pendanaan
Panel menjelaskan bahwa pendanaan untuk koperasi tersebut bisa berasal dari dana desa, namun ia menegaskan bahwa dana desa sudah dialokasikan untuk berbagai pembangunan desa lainnya. Oleh karena itu, pemerintah sedang mencari skema pembiayaan tambahan agar Koperasi Desa Merah Putih mendapatkan dukungan dari sektor lain.
“Pemerintah sedang menggalang kolaborasi pembiayaan dan terus mencari model bisnis yang terbaik bagi operasional Kopdes Merah Putih,” ujarnya.
Lebih lanjut, Panel menjelaskan bahwa koperasi ini merupakan bagian dari strategi besar untuk membangkitkan ekonomi nasional. Ia meyakini program ini akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa.
“Rencana Presiden Prabowo Subianto yang sangat revolusioner di bidang koperasi dan ekonomi rakyat tersebut akan bertransformasi menjadi gerakan masyarakat desa,” ungkap Panel.
Panel juga menambahkan bahwa banyak warga desa yang menyambut positif program Koperasi Desa Merah Putih.
“Warga desa dengan kesadaran yang sama meyakini bahwa Kopdes Merah Putih adalah jalan yang benar untuk membabaskan diri dari kemiskinan,” imbuh dia.