Pelabuhan Benoa di Denpasar, Bali, menunjukkan performa gemilang dalam menarik wisatawan mancanegara melalui jalur laut. Sepanjang tahun 2025, BUMN Pelabuhan Indonesia atau Pelindo Cabang Benoa, Denpasar, Bali, telah melayani kunjungan 65 kapal pesiar. Ini berhasil membawa total 140 ribu wisatawan asing ke Pulau Dewata.
Peningkatan signifikan ini mencerminkan daya tarik Bali sebagai destinasi utama bagi kapal pesiar internasional. General Manager Pelabuhan Benoa, Anak Agung Gde Agung Mataram, menegaskan komitmen tinggi terhadap keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang. Prioritas ini menjadi kunci dalam menjaga reputasi layanan Pelindo Benoa Bali.
Data kunjungan menunjukkan tren positif sejak tahun 2023, dengan proyeksi pertumbuhan berkelanjutan hingga tahun-tahun mendatang. Pelindo Benoa Bali terus berinovasi untuk mendukung sektor pariwisata bahari Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kunjungan wisatawan.
Advertisement
Advertisement
Pelabuhan Benoa, yang dikelola oleh Pelindo Cabang Benoa, telah mencatat lonjakan kunjungan kapal pesiar yang impresif. Pada tahun 2023, tercatat 48 kunjungan kapal pesiar dengan 78.241 penumpang. Angka ini terus menunjukkan peningkatan pesat setiap tahunnya.
Pada tahun 2024, jumlah kunjungan kapal pesiar melonjak menjadi 56, membawa 107.717 wisatawan asing. Kenaikan ini menunjukkan kepercayaan operator kapal pesiar terhadap Pelindo Benoa Bali sebagai pelabuhan tujuan yang strategis. Keberhasilan ini juga didukung oleh promosi pariwisata yang gencar.
Proyeksi untuk tahun 2026 semakin optimis dengan sudah adanya 73 kapal pesiar mewah yang telah mendaftar untuk singgah di Pelabuhan Benoa. Ini mengindikasikan prospek cerah bagi pariwisata bahari Bali. Pihak Pelindo Benoa Bali memproyeksikan realisasi jumlah kunjungan kapal pesiar pada 2026 akan meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan tidak lepas dari pengembangan infrastruktur di Pelabuhan Benoa. Kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) telah memperkuat kapasitas sandar pelabuhan. Ini memungkinkan Pelindo Benoa Bali melayani kapal pesiar jumbo secara lebih optimal.
Dermaga timur untuk kapal pesiar kini memiliki panjang 500 meter, meningkat dari sebelumnya 350 meter. Perluasan ini memungkinkan dua kapal pesiar jumbo dapat bersandar secara bersamaan. Kapasitas ini sangat penting untuk meningkatkan efisiensi operasional Pelindo Benoa Bali.
Pelabuhan Benoa kini mampu berfungsi sebagai destination port dan menyediakan layanan embarkasi serta debarkasi penumpang (turn around). Kemampuan ini memberikan fleksibilitas lebih bagi operator kapal pesiar. Ini juga meningkatkan pengalaman wisatawan yang memulai atau mengakhiri pelayaran dari Pelindo Benoa Bali.
Advertisement
Advertisement
Sebagai tanda awal tahun 2026, kapal pesiar perdana, Ovation of the Seas, telah merapat di Pelabuhan Benoa pada Kamis (1/1). Kapal berbendera Bahama ini memiliki panjang 348 meter dan bobot 168.666 Gross Tonnage. Kapal ini membawa 3.431 penumpang serta 1.542 kru.
Untuk mendukung layanan penumpang kapal pesiar, Pelindo Benoa Bali mengoptimalkan operasional terminal penumpang internasional. Terminal ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung modern. Fasilitas tersebut mencakup ruang tunggu yang nyaman, mushala, ruang laktasi, dan klinik.
Selain itu, tersedia juga fasilitas pemeriksaan keamanan X-ray yang canggih dan layanan penukaran valuta asing. Area UMKM turut disediakan untuk mendukung ekonomi lokal. Toilet bersih, area parkir luas, serta sistem mobile dan manual gangway juga menjamin kenyamanan penumpang. Ini semua menegaskan komitmen Pelindo Benoa Bali dalam memberikan pelayanan terbaik.
Advertisement
Sumber: AntaraNews