Pelabuhan Merak kedatangan kapal ferry bekas Jepang Rp 150 M
Merdeka.com - Indonesia sebagai negara maritim yang terdiri dari berbagai pulau yang dipisah oleh lautan membutuhkan kapal sebagai moda transportasi. Salah satunya di Selat Sunda. Pengusaha Ferry dan pemerintah berlomba lomba menambah kapal sebagai alat transportasi.
Hari ini, salah satu perusahaan swasta yaitu PT Dharma Lautan Utama (DLU) menambah satu kapal angkut yang beroperasi di Selat Sunda. Kapal tersebut adalah bekas Jepang yang dibuat tahun 1992 dan dibeli kemudian direnovasi sehingga menghabiskan dana Rp 150 miliar.
"Ini kapal Jepang bagus pasti dan sudah di renovasi ulang. Renovasi Rp 150 miliar plus dengan pembelian. Renovasi 6 bulan," kata Direktur Utama DLU, Bambang Harjo, ketika ditemui di Merak, Banten, Jumat (18/10).
Menurut Bambang, kapal miliknya ini sudah di renovasi sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Hampir semua fasilitas Jepang dirombak dan diganti dengan fasilitas yang sangat Indonesia.
"Fasilitas Jepang diperbagusi, diperbaiki, di Jepang ini termasuk masih kapal terbaik. Di Indonesia kita renovasi hingga nanti bisa diminati masyarakat. Karakter minat beda interior fasilitas kursi. Disesuaikan kondisi keadaan Indonesia," katanya.
Kapal ini rencananya akan diresmikan hari ini dan akan dihadiri langsung Menteri Perhubungan, EE Mangindaan . Saat ini panitia telah siap menunggu kehadiran sang menteri. (mdk/bmo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya