Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

OJK Nilai Stimulus Fiskal Virus Corona Berdampak Positif ke IHSG

OJK Nilai Stimulus Fiskal Virus Corona Berdampak Positif ke IHSG Komisi XI DPR panggil OJK terkait Jiwasraya. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Pemerintah akan mengeluarkan Stimulus Fiskal dan Non-Fiskal Jilid II untuk memberi kemudahan bagi perekonomian yang kini turut terkena dampak penyebaran wabah virus corona. Stimulus kedua tersebut secara tak langsung juga akan memberikan pengaruh positif bagi kegiatan perdagangan di Pasar Modal Indonesia.

"Jadi stimulus pajak yang dikeluarkan ini (dampaknya) tidak langsung kepada pasar modal. Tapi diharapkan bisa memberikan kontribusi pada pengusaha, terutama yang terkena, termasuk investor di pasar modal," ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (13/3).

Wimboh melanjutkan, pemerintah akan merilis Stimulus Jilid II untuk memberikan sentimen positif ke berbagai sektor termasuk pasar saham. Namun begitu, dia menyatakan bahwa pemerintah dan pelaku usaha tak bisa sama sekali mengelak dari efek virus corona.

"Kita hanya bisa beri ruang dan nafas yang panjang bagi pengusaha sambil menunggu virus corona ini cepat selesai. Bukan hanya Indonesia, seluruh dunia harus memulai. Karena seluruh bisnis sekarang saling berkaitan," sambungnya.

IHSG Jeblok Imbas Pelemahan di Pasar Modal Dunia

Menurut dia, penyebab turunnya indeks di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih karena adanya sentimen negatif akibat melemahnya pergerakan di pasar modal dunia. "Jadi kalau penyebab turunnya indeks di pasar modal lebih karena sentimen negatif. Pasar modal di seluruh dunia juga saling berkaitan. Jika satu turun, itu akan melebar ke mana-mana, termasuk Indonesia," tuturnya.

Dia pun lantas mengimbau kepada para pelaku usaha untuk tidak panik dalam menyikapi dampak virus corona ini. Pemerintah pun dikabarkan siap untuk melahirkan kebijakan lain jika wabah ini terus memanjang.

"Kami imbau pada pengusaha, terutama yang punya portofolio di pasar modal tak perlu panik. Kami lakukan usaha agar dampaknya ini minimal. OJK dan bursa ini kalau sampai terjadi penurunan berikutnya kita punya step-step yang sudah dipersiapkan," imbuhnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP