Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri KKP Wahyu Trenggono akan Evaluasi Kebijakan Ekspor Benih Lobster

Menteri KKP Wahyu Trenggono akan Evaluasi Kebijakan Ekspor Benih Lobster Menteri KKP Wahyu Trenggono. istimewa ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono akan melakukan evaluasi terkait kebijakan ekspor benih lobster atau benur yang sempat dibuat oleh Edhy Prabowo. Mengingat kebijakan tersebut, berdampak pada kerusakan lingkungan.

Seperti diketahui, isu keberlanjutan lingkungan tersebut membuat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membuat aturan pelarangan ekspor benih lobster. Namun, kebijakan itu diubah oleh Edhy Prabowo.

"Soal benur akan kita evaluasi, karena saya cinta soal keberlanjutan lingkungan. kalau itu rusak lingkungannya, maka generasi berikut tidak akan bisa mendapat manfaat. Nah, itu yang akan kita evaluasi," katanya saat ditemui di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu (23/12).

Di samping itu, Menteri Trenggono juga menjawab tudingan yang menyeret namanya dalam kasus ekspor benih lobster. Dia memastikan sudah tidak lagi menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Agro Industri Nasional, sebuah perusahaan yang mendapat izin ekspor benih lobster.

"Tentu Wakil Menteri Pertahanan berikutnya yang akan menjadi Komisaris Utama di sana (PT Agro Industri Nasional). Saya sudah tidak bisa," kata Trenggono.

Adapun Agro Industri merupakan dimiliki oleh Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan Kementerian Pertahanan. Di mana Wakil Menteri Pertahanan memang akan mendapat jabatan sebagai ex-officio dalam perusahaan tersebut.

"Itu sudah dari awal saya sampaikan, itu adalah perusahaan di bawah Kementerian Pertahanan, dan wakil menteri sebagai ex-officio," tutupnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP